Sepatu adalah sebuah benda sehari-hari yang biasa kita digunakan. Seiring berkembangnya tren fashion kita dapat menjumpai banyaknya ragam jenis sepatu yang telah beredar di seluruh dunia. Banyak kompetitor di bidang usaha ini memadukan gaya modern dengan gaya tradisional.
Tidak semua sepatu dibuat dengan tujuan kenyamanan, ada yang dibuat untuk menciptakan kesan ‘unik’ atau sekadar ‘eye-catching’. So, in this day, which one is better?
Tidak bisa dipungkiri bahwa sepatu yang dibuat dengan tujuan kenyamanan atau hanya sekadar gaya, keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sepatu yang mementingkan kenyamanan cenderung memiliki model yang lebih sederhana.
Sedangkan sepatu yang mementingkan gaya memiliki model yang lebih rumit dan unik. Keduanya memiliki target pasar mereka sendiri.
Ada yang lebih penting dari gaya sepatu. Setiap orang memiliki bentuk kaki yang berbeda-beda. Bentuk kaki juga memengaruhi bagaimana cara kita bersepatu. Bentuk kaki dapat dilihat dari lengkungan, pronasi dan jari kakinya.
Ada berbagai jenis bentuk kaki berdasarkan lengkungan, ada bentuk kaki normal (Normal Arch), kaki datar (Flat Feet), kaki lengkung tinggi (High Arch). Ada juga jenis kaki yang berdasarkan pronasi atau rotasi alami kaki saat berjalan atau berlari, yaitu kaki pronasi (Overpronation) dan kaki supinasi (Underpronation).
Baca Juga: Panduan Membeli Sepatu Indonesia Premium untuk Mahasiswa di SepatuIndonesia.com
Untuk jenis kaki berdasarkan jari kakinya, ada berbagai macam, yaitu lereng curam, lereng landai, kaki persegi, kaki gunung, plateau 2, dan plateau 3.
Dengan mengetahui bentuk kaki, kita dapat mengetahui jenis sepatu apa yang nyaman untuk kita, karena tidak semua jenis sepatu nyaman digunakan untuk semua bentuk kaki.
Misal, sepatu dengan sol yang tipis kurang cocok untuk orang yang memiliki kaki datar (Flat Feet) karena kurangnya dukungan pada lengkung kaki.
Heels yang tinggi dan ujung yang runcing tidak cocok untuk kaki dengan lengkung tinggi (High Arch) dan jari kaki persegi karena panjang semua jari kaki hampir sama.
Dari penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa selain gaya sepatu kita jadi tahu bahwa bentuk kaki juga penting dalam pemilihan jenis sepatu apa yang kita pakai.
Dalam studi antropologi, kita juga bisa belajar mengenai pengukuran dimensi tubuh manusia melalui ilmu antropometri. Ternyata, antropometri sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari dan dapat memudahkan aktivitas yang kita lakukan.
Jadi, mana yang lebih penting antara sepatu yang nyaman atau sepatu gaya? Menurut saya, kenyamanan masih jauh lebih penting daripada sepatu untuk bergaya.
Baca Juga: Sneakers Store Lokal: Temukan Gaya Stylishmu
Nyaman dapat membuat aktivitas kita berjalan dengan lancar, dengan aktivitas yang lancar kita dapat menjalankan hari dengan bahagia dan menyenangkan. Namun, tidak ada salahnya juga memiliki satu atau dua pasang sepatu untuk bergaya karena beberapa kegiatan atau acara mengharuskan kita untuk bergaya.
Penulis: Hafizah Al Khilamy
Mahasiswa Antropologi Universitas Airlangga (UNAIR)
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












