Sukses Kuliah Sambil Kerja? Mahasiswa Unpam Bedah “Kenapa Harus Pilih Satu Kalau Bisa Sukses Keduanya?”

Kuliah Sambil Kerja
Poster kegiatan seminar daring bertajuk “Kuliah vs Kerja: Kenapa Harus Pilih Satu Kalau Bisa Sukses Keduanya?” yang digelar pada Ahad, 29 Maret 2026 lalu. Salah narasumber dalam acara ini menyampaikan, bahwa pengalaman kerja di masa kuliah adalah investasi mental yang akan membuahkan hasil manis setelah lulus nanti. (Foto: Dok. Penulis)

Jakarta, MMI – Di tengah gempuran tantangan ekonomi dan ketatnya persaingan dunia kerja, pilihan antara fokus kuliah atau langsung mencari nafkah sering kali menjadi buah simalakama bagi generasi muda.

Menjawab keresahan tersebut, mahasiswa mata kuliah Public Speaking Universitas Pamulang (Unpam) sukses mematahkan anggapan negatif tersebut lewat seminar daring bertajuk “Kuliah vs Kerja: Kenapa Harus Pilih Satu Kalau Bisa Sukses Keduanya?” yang digelar pada Ahad, 29 Maret 2026 lalu.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Kegiatan yang dihelat via platform Zoom Meeting ini merupakan bagian dari tugas praktikum di bawah bimbingan dosen pengampu, Derita Qurbani S.Psi., M.M.. Hebatnya, inisiatif mahasiswa ini tidak hanya dihadiri oleh kalangan internal, tetapi juga berhasil menyedot perhatian peserta umum dari berbagai instansi.

Strategi dan Motivasi: Kunci Menyeimbangkan Dua Dunia

Seminar ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya untuk membedah tuntas strategi menjalani peran ganda sebagai akademisi sekaligus praktisi.

Narasumber pertama, Kindra Divana, memaparkan materi dari sisi taktis dan manajemen waktu. Menurutnya, keberhasilan menjalankan kuliah sambil bekerja bukan tentang seberapa banyak waktu yang dimiliki, melainkan seberapa cerdik seseorang dalam menentukan prioritas.

Baca juga: Kuliah sambil Kerja, Apakah Bisa?

“Kita tidak perlu mengorbankan salah satu. Dengan teknik manajemen waktu yang tepat, IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) tinggi dan pengalaman kerja profesional bisa diraih secara bersamaan,” ujar Kindra dalam sesi pemaparannya.

Sementara itu, Narasumber kedua, Dona Vanessa, membakar semangat peserta melalui sesi motivasi dan pengembangan mindset. Dona menekankan pentingnya mentalitas tangguh bagi mahasiswa yang memutuskan untuk bekerja. Ia menjelaskan, bahwa pengalaman kerja di masa kuliah adalah investasi mental yang akan membuahkan hasil manis setelah lulus nanti.

Inisiatif Mahasiswa untuk Literasi Karier

Dosen pengampu, Derita Qurbani S.Psi., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif para mahasiswa dalam mengangkat tema yang sangat relevan ini. Seminar ini diharapkan tidak hanya menjadi pemenuhan tugas akademik, tetapi juga menjadi sarana literasi karier bagi masyarakat umum.

Baca juga: Networking di Kampus: Mengapa Relasi Teman Mahasiswa Menjadi Inspirasi Menuju Peluang Karier dan Bisnis

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul pada sesi tanya jawab, mulai dari cara mengatasi burnout hingga tips mencari pekerjaan yang fleksibel bagi mahasiswa. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan benefit berupa e-sertifikat dan akses ilmu yang bermanfaat bagi seluruh partisipan secara gratis (Harga Tiket Masuk gratis).

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan asumsi atau kekhawatiran umum bahwa bekerja akan menghambat prestasi kuliah dapat terpatahkan dan semakin banyak mahasiswa yang berani mengambil tantangan untuk sukses di dua bidang sekaligus.


Penulis:
1. Dona Vanessa Rahmawati
Mahasiswa Program Studi Manajemen Keuangan, Universitas Pamulang
2. Kindra Divana Sri Maharani
Mahasiswa Program Studi Manajemen Keuangan, Universitas Pamulang


Dosen Pengampu: Derita Qurbani, S.Psi., M.M.


Editor: Nilam Indahasri
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

 

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses