Stella Christie merupakan sosok perempuan yang belakangan ini menjadi topik hangat di berbagai media sosial, sebab latar belakang pendidikan dan jejak karir beliau yang merupakan profesor di Tsinghua University dengan ranking dunia berdasarkan QS World University Ranking 2025 yakni Top 20.
Wamendiktisaintek Kabinet Merah Putih Stella Christie mengungkapkan motivasi dalam mencapai pembangunan Indonesia Unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Setiap insan dari bangsa ini harus memberi kembali pada bangsa dan negara”. Ujar Stella Christie yang merupakan kutipan dari narasi bapak Prabowo Subianto pada saat wawancara di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/10/2024).
“Saya memang bekerja dan kuliah diluar negeri, tetapi saya adalah hasil dari pendidikan negara ini. Saya besar disini, saya TK sampai SMA kelas satu sekolah di Jakarta, dan bukan di Internasional School. Saya mendapatkan beasiswa ke Harvard hasil pendidikan dari negara ini. Jadi sudah sepantasnya saya menyumbangkan apa yang saya punya”.
Menurut Stella sudah sepatutnya anak bangsa mengabdikan ilmu demi pembangunan NKRI. Latar belakang pendidikan di luar negeri bukanlah batas justru menjadi alasan, meskipun peluang pekerjaan di luar negeri yang turut menggiurkan, Stella tetap memiliki motivasi yang kuat untuk mengabdikan diri untuk Indonesia tercinta.
Stella yang merupakan lulusan beasiswa Harvard kampus unggulan, menekankan kembali jika pencapaian tersebut kembali lagi sebab adanya peran negara Indonesia yang memberikan kesempatan beliau dalam mendapatkan pendidikan sejak TK hingga SMA dan memperoleh beasiswa tersebut.
Dalam kontribusi melayani negara melalui sektor pemerintahan saat ini, Stella mendapatkan tanggapan positif di masyarakat. Menariknya Kabinet Merah Putih kali ini menarik beberapa tokoh yang sebelumnya aktif diluar negeri kembali ke Indonesia dengan misi pembangunan negeri.
Baca juga: Misi Negara dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045
Terpilihnya Stella Christie sebagai Wamendiktiristek merupakan salah satu gambaran terkait bagian dari kesetaraan untuk mendapatkan kesempatan yang sama bagi setiap perempuan dalam berpolitik.
Menurut peraturan UU Nomor 2/2008 tentang partai politik yang harus melibatkan minimal 30% kuota perempuan terutama di lembaga perwakilan rakyat. Keikutsertaan perempuan dalam praktek nyata tidaklah mudah.
Adanya Stella Christie sebagai salah satu perempuan yang terjun di pemerintahan dan mendapatkan antusias tinggi dari publik diharapkan dapat menjadikan motivasi perempuan diluar sana dalam ikut ambil andil dalam pembangunan negara Indonesia dengan latar belakang pendidikan beragam yang seharusnya tidak disia-siakan begitu saja.
Peran perempuan dalam pembangunan negara perlu menjadi perhatian lebih, sangat mungkin terdapat sosok Stella Christie dengan kemampuan intelektual yang baik di bidangnya, sehingga mampu memberikan kontribusi yang nyata dalam mewujudkan Indonesia emas 2045.
Kadang kala partisipasi perempuan dalam politik terhambat oleh budaya patriarki yang masih melekat di masyarakat. Meskipun memiliki dasar pendidikan di Universitas ternama seperti Harvard sekalipun, seringkali mendapat penilaian sebelah mata dan diremehkan.
Dengan adanya pembuktian kinerja baik sosok Stella di masa depan menjadi harapan pelopor eksistensi kontribusi perempuan masa kini di bidang politik. Sesuai dengan narasi presiden RI bapak Prabowo Subianto setiap insan harus memberikan kontribusi dalam pengabdian terhadap negara Indonesia.
Penulis: Nurul Hidayah
Ilmu Komunikasi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Dosen Pengampu: Dr. Merry Fridha., M.Si
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Referensi
Adriani, S., & Maulia, S. T. (2024). Partisipasi Perempuan dalam Politik. Journal of Practice Learning and Educational Development, 4(2), 131–136. https://doi.org/10.58737/jpled.v4i2.287
INews, O. (2024). Stella Christie Beber Perkataan Prabowo yang Buat Dirinya Gabung Kabinet. https://youtu.be/BQBxSaW282M?si=-XTIDLy-KFm3vKt_
Karwati, L. (2021). MENOLAK SUBORDINASI GENDER BERDASARKAN PENTINGNYA PERAN PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL MENJELANG BONUS DEMOGRAFI 2035. Jendela PLS, 5(2), 122–130. https://doi.org/10.37058/jpls.v5i2.2713
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













