Keselamatan kerja di laboratorium adalah aspek yang tidak bisa diabaikan. Kamu perlu tahu bahwa laboratorium medis menyimpan banyak potensi bahaya, baik dari bahan kimia, alat tajam, maupun mikroorganisme berbahaya.
Karena itu, mengapa kita harus menjaga keselamatan kerja di laboratorium? Jawabannya jelas: untuk melindungi diri, rekan kerja, dan juga menjaga kualitas hasil penelitian.
Karena keselamatan kerja di laboratorium sangat di utamakan karena di lab terdapat berbagai jenis bahan/barang berbahaya sehingga saat di lab harus memperhatikan keselamatan kerja.
Keselamatan Kerja di Laboratorium, perlu diinformasikan secara cukup (tidak berlebihan) dan relevan untuk mengetahui sumber bahaya di laboratorium dan akibat yang ditimbulkan serta cara penanggulangannya.
Hal tersebut perlu dijelaskan berulang ulang agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan yang dimaksud termasuk orang yang ada di sekitarnya.
Keselamatan Kerja dimaksudkan untuk menjamin: kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan orang yang bekerja di laboratorium.
Mencegah orang lain terkena risiko pekerjaan laboratorium yang menyebabkan terganggu kesehatannya akibat kegiatan di laboratorium.
Dalam bekerja di laboratorium, seorang peneliti tidak hanya memperhatikan metode ilmiah saja, namun juga harus memperhatikan keselamatan kerja di laboratorium. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat bekerja di lab.
Baca juga: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Area Perkantoran
Pentingnya Menjaga Keselamatan di Lingkungan Laboratorium
Laboratorium medis bukan sekadar tempat penelitian atau pengujian, melainkan ruang kerja yang penuh risiko. Di sini, kamu berhadapan dengan cairan kimia, reagen beracun, hingga mikroba patogen.
Mengapa kita harus memperhatikan keselamatan kerja saat di laboratorium? Karena satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Dengan menjaga keselamatan di laboratorium umum maupun laboratorium medis, kamu tidak hanya melindungi kesehatan pribadi, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang profesional.
Prosedur keselamatan dirancang untuk meminimalisasi kecelakaan, memastikan kebersihan, dan menjaga efektivitas kegiatan laboratorium.
Selain itu, mengapa laboratorium perlu memperhatikan keselamatan kerja? Karena laboratorium adalah pusat penelitian yang berkontribusi besar pada perkembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan.
Jika keselamatan diabaikan, risiko kecelakaan bisa menghentikan proses penelitian, merusak data, hingga membahayakan banyak orang.
Baca juga: Pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Meningkatkan Produktivitas Karyawan
Alasan Utama Pentingnya Keselamatan Kerja
Memahami Prosedur Keamanan untuk Mencegah Kecelakaan
Setiap aktivitas di laboratorium punya aturan khusus. Mengapa kita harus memahami prosedur keamanan dan keselamatan saat bekerja di laboratorium? Karena prosedur ini menjadi panduan untuk mencegah kecelakaan.
Contoh sederhana, pada saat menggunakan bahan-bahan kimia, kamu perlu memperhatikan beberapa hal untuk keselamatan kerja di laboratorium. Misalnya:
- Menggunakan sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Membaca label bahan kimia sebelum digunakan.
- Menjauhkan bahan mudah terbakar dari sumber panas.
Hal-hal kecil seperti ini membuat perbedaan besar dalam mencegah kecelakaan.
Melindungi Diri dan Lingkungan
Mengapa keselamatan kerja harus diperhatikan saat bekerja di laboratorium? Karena selain melindungi diri dari bahaya, keselamatan juga penting untuk melindungi lingkungan sekitar.
Tumpahan bahan kimia yang tidak ditangani dengan benar bisa mencemari lingkungan atau merusak fasilitas laboratorium.
Mengapa kita harus memperhatikan keselamatan diri? Karena kesehatanmu adalah modal utama dalam bekerja. Tanpa tubuh yang sehat, semua aktivitas laboratorium akan terhambat.
Baca juga: Studi Kasus: Implementasi Prinsip Limitasi Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi
Panduan Praktis: Simbol dan Alat Keselamatan
Mengenali Arti Simbol Keselamatan Kerja
Setiap praktikan wajib memahami arti simbol keselamatan kerja di laboratorium. Simbol-simbol ini memberikan peringatan cepat tentang bahaya yang mungkin timbul. Beberapa contoh simbol antara lain:
Simbol Keselamatan Kerja di Laboratorium Hal pertama yang harus diketahui terkait keselamatan kerja di laboratorium biologi yaitu terkait simbol keselamatan.
Tujuannya yaitu untuk menjaga peneliti atau siapa saja yang ada di lab tersebut tetap aman.
Berikut ini gambar simbol bahan kimia yang harus dipahami berikut penjelasan tentang simbol keselamatan kerja di laboratorium.
1. Mudah terbakar
Simbol yang pertama yaitu mudah terbakar dengan gambar api yang menyala. Beberapa bahan kimia yang bisa dilabeli dengan simbol api ini yaitu alkohol, keton, dan gas etana.
Cara memperlakukan bahan kimia yang mudah terbakar yaitu meletakan bahan tersebut jauh dari sumber api atau logam yang bisa menghantarkan panas.
2. Beracun dan bersifat karsinogen
Simbol keselamatan kerja di laboratorium berikutnya ditandai dengan gambar tengkorak dan tulang.
Simbol ini mengisyaratkan bahwa bahan kimia tersebut tergolong beracun dan bisa menyebabkan kanker.
Bahan kimia yang masuk kelompok ini yaitu merkuri, sianida, fenol, dan gas asam sulfida.
Bahan-bahan tersebut jangan sampai terminum, terhirup, atau mengenai kulit. Pastikan juga selama di lab Anda tidak kontak langsung dengan uap bahan kimia ini.
3. Menyebabkan iritasi dan keracunan
Bahan kimia yang bisa menyebabkan iritasi dan keracunan biasanya ditandai dengan simbol tanda silang berwarna hitam.
Bahan kimia tersebut antara lain kloroform, natrium hidroksida, butalon, uap bromin, hidrogen peroksida, dan gas klorin.
Ketika bekerja di lab dan menggunakan bahan kimia ini, pastikan uap dari bahan-bahan kimia itu tidak mengenai kulit, dan tidak tertelan atau terhirup.
Mengetahui arti simbol membuat kamu lebih waspada dalam bekerja.
Peralatan Keselamatan yang Wajib Digunakan
Selain simbol, kamu harus tahu alat keselamatan kerja di laboratorium yang wajib digunakan:
Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium Selain memahami simbol bahan kimia, bekerja di lab juga harus mengenakan alat keselamatan kerja di laboratorium.
Menurut penjelasan di buku “Biologi untuk SMA/MA Kelas X”, beberapa alat keselamatan kerja yang biasa dikenakan yaitu:
1. Jas laboratorium
Jas laboratorium berfungsi sebagai pelindung tubuh dari bahan kimia yang dapat menyebabkan luka. Nah, Jas lab harus longgar dan nyaman dipakai.
2. Sarung tangan
Sarung tangan diperlukan untuk melindungi tangan dari bahan atau alat berbahaya selama bekerja di lab.
Bentuk sarung tangan banyak ragamnya, tergantung dari kegunaan. Sarung tangan dari bahan karet umumnya digunakan untuk ketika hendak mengambil bahan kimia yang bersifat korosif.
Sedangkan sarung tangan yang digunakan ketika akan mengambil bahan panas, biasa tersebut dari asbes.
3. Goggles
Merupakan pelindung mata dari bahan yang mudah meledak atau menguap.
Pelindung mata ini juga berguna melindungi mata dari percikan air mendidih atau serpihan logam selama praktikum di laboratorium.
4. Masker
Masker digunakan untuk melindungi hidung dan mulut agar tidak menghirup atau menelan bahan kimia.
Jadi, masker yang digunakan disesuaikan dengan jenis kontaminan, konsentrasi, dan batas paparan.
Tanpa APD ini, risiko kecelakaan meningkat tajam.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
Etika dan Tata Tertib Kerja di Laboratorium
Hal-Hal yang Harus Diperhatikan saat Bekerja
Ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan:
- Memahami prosedur kerja sebelum melakukan eksperimen.
- Menjaga kebersihan laboratorium IPA maupun medis agar terhindar dari kontaminasi.
- Menggunakan alat keselamatan dengan benar.
- Bekerja sesuai instruksi.
Mengapa disiplin dan keselamatan menjadi hal utama saat berada di laboratorium IPA? Karena tanpa kedisiplinan, kecelakaan lebih mudah terjadi.
Tindakan yang Harus Dihindari di Laboratorium
Kamu tidak boleh melakukan:
- Makan, minum, atau merokok di laboratorium.
- Mencicipi bahan kimia.
- Bermain-main atau bercanda saat bekerja.
Saat bekerja di laboratorium perlu memperhatikan keselamatan kerja. Tindakan yang perlu dihindari adalah hal-hal di atas yang bisa menimbulkan kecelakaan fatal.
Baca juga: Mendorong Keberlanjutan: Pentingnya Standar Kompetensi dalam Keselamatan Pertambangan di Indonesia
Kesimpulan: Disiplin adalah Kunci Utama
Dari uraian di atas, jelas bahwa keselamatan kerja di laboratorium medis tidak boleh dianggap sepele.
Prosedur keselamatan kerja di laboratorium harus diperhatikan sebab setiap langkah yang kamu lakukan bisa berpengaruh pada kesehatan diri dan orang lain.
Dengan disiplin tinggi, memahami simbol keselamatan kerja di laboratorium, menggunakan alat pelindung diri, serta menaati tata tertib, kamu bisa menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Jadi, mengapa keselamatan kerja di laboratorium itu sangat penting? Karena keselamatan adalah fondasi utama untuk keberhasilan eksperimen dan kesehatan semua orang yang ada di laboratorium.
Penulis: Yustina Fridolin Minga
Mahasiswa Universitas Binawan
Editor: Diana Pratiwi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














