Meningkatkan Kepedulian Sosial melalui Perlindungan Lingkungan

meningkatkan kepedulian sosial

Kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan kualitas hidup manusia yang baik dan sehat. Kebersihan sebuah lingkungan menjadi tanggung jawab semua orang karena dengan lingkungan yang bersih, orang yang tinggal disekitarnya akan merasa nyaman dan kesehatan tubuh pun terjaga.

Program PKM atau Pengabdian Kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas International Batam (UIB). Dalam program ini, mahasiswa diminta untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa dan memberi dampak yang baik kepada lingkungannya.

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh ratusan mahasiswa dengan tema yang berbeda setiap kelompok kecilnya. Pada kesempatan kali ini, penulis dengan rekan-rekan akan mengimplementasikan PKM ini dengan tema “Perlindungan Lingkungan”.

Bacaan Lainnya
DONASI

Baca juga: Edukasi Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Perlindungan Lingkungan

Apa itu lingkungan? Pengertian lingkungan hidup bisa dikatakan sebagai segala sesuatu yang ada di sekitar manusia atau makhluk hidup yang memiliki hubungan timbal balik dan kompleks serta saling mempengaruhi antara satu komponen dengan komponen lainnya.

Kerusakan lingkungan menjadi permasalahan yang cukup besar karena dapat berdampak pada kehidupan manusia. Kerusakan lingkungan disebabkan oleh kegiatan manusia yang tidak bertanggung jawab.

Lingkungan mendefinisikan orang-orang yang tinggal di sekitarnya karena jika lingkungan sekitar kita kotor tentu kita ada mengkontribusi dalam mengotori lingkungan tersebut secara sadar maupun tidak sadar.

Menjaga lingkungan bukanlah hal yang mudah dikarenakan tingkat kesadaran orang-orang masih sangat rendah. Menjaga lingkungan harus dibiasakan sejak dini. Oleh karena itu, pada kegiatan PKM ini penulis bermaksud untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dimulai dari anak-anak sekolah.

Manusia hidup berdampingan dengan makhluk hidup lainnya dalam suatu lingkungan. Jika manusia tidak menjaga lingkungan sekitarnya, tidak hanya berpengaruh pada manusia tetapi juga berpengaruh pada kehidupan makhluk hidup lainnya.

Baca juga: Pasepro 2022, Perlindungan Lingkungan di Kalangan Masyarakat

Menjaga lingkungan sekitar agar tetap berada dalam kondisi baik dinamakan dengan melestarikan lingkungan. Dampak yang muncul jika manusia tidak menjaga lingkungan dengan baik dan benar, yaitu yang pertama adalah peluang terjadinya bencana alam yang berakibat dari kelalaian manusia karena tidak merawat lingkungannya dengan baik, misalnya bencana alam banjir dan tanah longsor serta terjadinya pencemaran tanah.

Yang kedua pencemaran lingkungan, bila lingkungan tidak dijaga dengan baik maka lingkungan dalam kondisi yang kotor dan lingkungan bisa tercemar dikarenakan kondisi kotor ini dan pencemaran lingkungan ini akan berpotensi meracuni makhluk hidup yang ada di sekitarnya.

Yang ketiga kerusakan lingkungan, menjaga kelestarian lingkungan pada intinya adalah menjaga lingkungan agar tetap dalam kondisi baik. Ketika lingkungan tidak dijaga dengan baik, maka kerusakan lingkungan pasti akan terjadi.

Yang keempat timbulnya berbagai penyakit, lingkungan yang kotor akan menjadi sarang kuman dan virus yang nantinya akan menularkan bibit penyakit bagi manusia atau makhluk hidup lainnya.

Yang kelima berkurangnya persediaan sumber daya alam, akibat jika manusia tidak menjaga lingkungan sekitarnya adalah menjadikan sumber daya alam yang ada semakin berkurang jumlahnya.

Hal ini umumnya terjadi tanpa disadari karena kebiasaan sehari-hari, seperti air yang jumlahnya akan semakin langka apabila manusia secara terus menerus menebang pepohonan di hutan. Hal ini terjadi karena pohon berfungsi sebagai penyimpan cadangan air tanah.

Satu hal yang perlu kita sadari adalah selain sebagai tempat tinggal, lingkungan juga berfungsi sebagai penyedia kebutuhan makhluk hidup bukan hanya kebutuhan akan makan dan juga minum, namun juga kebutuhan hidup lainnya.

Baca juga: Pasepro 2022, Perlindungan Lingkungan di Kalangan Masyarakat

Jadi, akan ada banyak akibat jika manusia tidak menjaga lingkungan sekitarnya dengan baik dan benar. Akibat tersebut bukan hanya akan diderita oleh manusia, tapi semua pihak termasuk hewan dan juga tumbuhan.

Hal yang terkecil yang bisa di lakukan adalah dengan membuang sampah pada tempatnya. Lingkungan yang bersih dan nyaman itu akan membuat hati kita terasa damai. Dan dengan menjaga lingkungan agar tetap bersih itu akan membuat kita jauh dari berbagai macam penyakit.

Juga dapat menjaga dan memelihara lingkungan alam di sekitar kita dengan tidak membuang sampah di sungai karena dapat mengakibatkan aliran air yang ada di sungai menjadi terhambat, menjadi tersendat, aliran air tak lancar dan dapat menyebabkan banjir yang dapat merugikan ikan-ikan menjadi mati dan merugikan manusia juga.

Tidak membakar sampah yang dapat melepaskan gas-gas yang menyebabkan kerusakan ozon. Menghemat energi, menggunakan produk daur ulang sebagai bentuk strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan juga pembuatan produk/material yang bekas pakai, serta komponen utama di dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga pada proses hirarki sampah 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace).

Menanam pohon dengan memiliki manfaat agar mencegah terjadinya abrasi yang menyebabkan rumah masyarakat menjadi longsor dan hanyut ke sungai.

Abrasi adalah proses pengikisan pantai yang dikarenakan tenaga gelombang laut dan arus laut yang memiliki sifat merusak. Biasanya, abrasi sering disebut juga dengan nama erosi pantai.

Melarang perburuan liar yang merupakan suatu kegiatan pengambilan hewan dan tanaman liar secara ilegal yang bertentangan dengan peraturan konservasi serta manajemen kehidupan liar. Perburuan liar ini merupakan suatu tindak pelanggaran terhadap peraturan dan hukum perburuan.

Setelah kita mengerti cara untuk melindungi lingkungan kita seperti membuang sampah pada tempatnya, dan tidak membakar sampah, dan melakukan 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace).

Kita dapat mulai mengajari kepada yang lain bagaimana untuk melestarikan lingkungan. Kita dapat mengajari mereka untuk tidak membuang sampah sembarangan dan dampak bahaya yang dapat didapatkan dari melakukanya. Dan, kita juga bisa ajarkan mereka untuk menghemat listrik dan air.

Penggunaan listrik berlebihan yang sebagian besar sumber tenaganya berasal dari batu bara dapat menyebabkan polusi.

Baca juga: Kemasan Ramah Lingkungan Bioplastik “Biodegradable”

Sementara itu, kebiasaan boros air dapat mengurangi jumlah air bersih dan membawa ancaman kurangnya air bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Setelah kita mengajari untuk apa yang harus dicegah, kita bisa mulai mengajari mereka untuk bercocok tanam, melakukan kegiatan bercocok tanam atau kegiatan yang semacam bisa sangat berdampak baik bagi lingkungan sekitar kita, kita dapat mulai mengajar dengan hal yang sederhana misalnya mendedikasikan sebagian halaman belakang rumah sebagai area menanam brokoli, selada, tomat, dan berbagai tumbuhan lainnya.

Melibatkan yang lain dalam memasak hasil panen juga akan membuat kegiatan ini semakin seru untuk diikuti sekeluarga.

Laporan oleh Kelompok 7 GAMP

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI