Kementerian Pendidikan mengadakan suatu program yakni Matching Fund bersama dengan beberapa Universitas yang terkemuka salah satunya yakni Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur yang bertujuan dalam menciptakan adanya kolaborasi dan sinergisme antara mahasiswa dengan pihak industri.
Seperti yang diungkapkan oleh Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan Indonesia, “Dengan adanya program Matching Fund ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam terciptanya sinergisme antara perguruan tinggi dan industri dalam satu platform.”
Pada akhir semester ganjil Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melakukan pelatihan HACCP dan GMP dalam program Matching Fund bersama seluruh karyawan dari CV. Pawon Ibun. Peserta dalam pelaksanaan kegiatan Matching Fund ini terdiri atas 15 mahasiswa dengan 3 Dosen pendamping dari beberapa disiplin keilmuan yang berbeda.
CV. Pawon Ibun merupakan suatu home industry yang didirikan atas dasar suatu alasan.
“Anak saya susah makan dan suka memilih makanan, untuk itu saya ingin membuat bagaimana cara untuk anak saya agar suka dengan makanan untuk bisa memenuhi nutrisi dan gizinya,” ujar Ibu Lina selaku pendiri dari CV. Pawon Ibun.
Industri ini memproduksi suatu jenis makanan bayi sebagai MPASI yang berguna dalam mempermudah orang tua bayi dalam mengatasi permasalahan bayi susah makan untuk memperoleh nutrisi yang cukup dan sehat.
Olahan pangan bayi yang diproduksi antara lain yakni kaldu, beras, dan abon. Dalam pembuatan produksi pangan, olahan ini menjamin mutu dengan tanpa mencampurkan bahan kimia maupun bahan pengawet buatan.
Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat (26/08/2022) yang berlokasi di Perumahan Bukit Karang Jalan Selo Aji 10, Kecamatan Semanding, Tuban. Pelaksanaan pelatihan tersebut dilaksanakan pukul 09.00 hingga 16.00 WIB yang bertema CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik) atau GMP (Good Manufacturing Procedure).
Selama berlangsungnya pelatihan berjalan dengan baik yang dibimbing langsung oleh Pak Didik dan dari pihak perusahaan JMB Indonesia sebagai narasumber sekaligus mentor.
GMP merupakan semua aspek yang ada dalam sistem lini produksi yang berguna dalam meningkatkan kualitas produksi dengan menghasilkan prduk yang berkualitas dan higienis. GMP merupakan suatu ilmu penting yang harus diterapkan setiap perusahaan.
“Dengan adanya GMP, akan terwujudnya suatu perusahaan yang baik dalam segala aspek mulai dari produksi sampai tahap distribusi produk, dan dengan adanya GMP juga sebagai bukti bahwa produk yang diproduksi suatu perusahaan tersebut pasti baik dan bermutu,” ujar Pak Didik selaku mentor pelatihan.
Selain pelatihan GMP, para mahasiswa sebagai bentuk implementasi dari pelatihan GMP, terdapat hal yang dilakukan mahasiswa yakni salah satunya dengan memberikan sign pada setiap titik yang telah ditentukan seperti dilarang merokok, hemat air dan listrik, membuang sampah pada tempatnya, dll.
Setelah adanya pelatihan GMP kemudian dilanjutkan dengan pelatihan HACCP pada hari Sabtu (27/08/2022) yang disampaikan oleh Ibu Vita selaku mentor pelatihan. HACCP merupakan ilmu yang diterapkan untuk industri yang berfokus pada control point atau titik kontrol kritis dari beberapa proses lini produksi yang memiliki suatu permasalahan paling utama yang sangat berpengaruh dalam produksi.
“Kedua pelatihan tersebut saling berkesinambungan antara satu dengan lainnya yang saling melengkapi untuk menciptakan suatu produk dengan kualitas yang tinggi,” ujar Ibu Vita selaku mentor pelatihan.
Dengan pelatihan yang telah dilaksanakan tersebut diharapkan mampu membantu dan mengembangkan produktivitas CV. Pawon Ibun menjadi lebih baik dan bermutu yang tentunya sehat bagi tubuh terutama pada bayi.
Penulis: Rindra Samawa Aji
Mahasiswa Jurusan Teknik Industri UPN “Veteran” Jawa Timur
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













