Ringkasan
Surat-surat pendek untuk anak-anak adalah surat-surat pilihan dari Al-Qur’an yang jumlah ayatnya sedikit, umumnya di bawah sepuluh ayat dan mudah dihafal, serta banyak terdapat di juz terakhir (Juz ‘Amma). Surat-surat ini sering diajarkan kepada anak-anak untuk dibaca saat salat atau untuk membentuk kebiasaan membaca Al-Qur’an, contohnya adalah Al-Fatihah, An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, dan Al-Kautsar. Meskipun singkat, surat-surat ini sarat dengan pesan-pesan mendalam, seperti keimanan, perlindungan, dan pentingnya bersyukur, serta sering digunakan dalam ibadah sehari-hari seperti salat.
Mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak sejak dini adalah langkah penting untuk membentuk karakter islami yang kuat. Namun, proses ini perlu dilakukan dengan cara yang menyenangkan agar anak-anak tidak merasa terbebani dan justru semakin termotivasi untuk belajar.
Rukun Islam berasal dari dua kata yaitu “Rukun” dan “Islam”. Kata “rukun” merupakan kata yang digunakan oleh para ulama untuk menyebut sesuatu yang menjadi tiang sandaran atau tiang bangunan. Ulama juga menyepakati bahwa rukun ini ada lima berdasarkan pada jumlah sudut-sudut tiang yang ada di dalam Ka’bah yang berjumlah lima. Rukun juga diartikan sebagai keadaan berdampingan, berdekatan, bersanding atau menyatu dengan bagian lain.
Kata “Islam” berarti berserah diri untuk memperoleh keselamatan dan kedamaian. Dari kedua makna kata tersebut, rukun Islam diartikan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan berserah diri untuk memperoleh keselamatan dan kedamaian yang sifatnya saling berhubungan satu sama lain. Rukun Islam juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang harus dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh pengakuan sebagai seorang
Rukun Islam terdiri dari lima perkara pokok yang wajib diamalkan oleh umat muslim: Syahadat (menjadi saksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya), salat (mendirikan salat lima waktu), zakat (memberikan sebagian harta kepada yang berhak), puasa (berpuasa di bulan Ramadan), dan haji (pergi haji ke Mekah bagi yang mampu). Kelima rukun ini merupakan pilar utama dalam menjalankan agama Islam.
Terdapat hadist yang secara khusus menerangkan tentang 5 rukun Islam yaitu sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. “Islam dibangun di atas lima perkara: persaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Pendahuluan
Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat manusia. Di dalam Al-Qur’an terdapat 114 surat yang terbagi menjadi surat-surat panjang (al-thiwal) dan surat-surat pendek (al-qishar). Surat-surat pendek, khususnya yang terdapat dalam juz 30 (Juz ‘Amma), memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan beragama umat Islam, terutama dalam pelaksanaan ibadah salat.
Selain memahami surat-surat pendek, setiap muslim juga wajib mengetahui dan mengamalkan Rukun Islam sebagai fondasi utama dalam menjalankan ajaran agama. Rukun Islam terdiri dari lima pilar fundamental yang mencakup syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji. Kelima rukun ini merupakan kewajiban pokok yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt.
Pemahaman yang mendalam tentang surat-surat pendek dan rukun Islam sangat penting bagi setiap muslim, karena keduanya saling berkaitan erat dalam praktik ibadah sehari-hari. Surat-surat pendek seringkali dibaca dalam pelaksanaan salat yang merupakan salah satu rukun Islam, sementara kandungan makna dalam surat-surat tersebut juga memperkuat pemahaman tentang kewajiban-kewajiban dalam rukun Islam.
Analisis Situasi
Pada bagian ini diuraikan analisis situasi fokus kepada kondisi terkini mitra yang mencakup hal-hal berikut.
1) Mitra yang bergerak di bidang ekonomi produktif.
- Tampilkan Profil Mitra yang dilengkapi dengan data dan gambar/foto situasi mitra.
- Uraikan segi produksi dan manajemen usaha mitra.
- Ungkapkan selengkap mungkin permasalahan yang dihadapi mitra.
2) Mitra yang tidak produktif secara ekonomi/sosial
- Uraikan lokasi mitra dan kasus yang terjadi/pernah terjadi dan didukung dengan data dan gambar/foto.
- Ungkapkan seluruh persoalan yang dihadapi saat ini misalnya terkait dengan layanan kesehatan, pendidikan, keamanan, konflik sosial, kepemilikan lahan, kebutuhan air bersih, premanisme, buta aksara dan lain-lain.
Peta Lokasi Mitra
A. Mitra: Pondok Yatim & Dhuafa Lembaga Amil Zakat
Alamat: Jl. Sumur Bor No. 18, RT 7/RW 5, Cengkareng Bar., Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730
B. Perguruan Tinggi: Universitas Bina Sarana Informatika
Alamat: Jl. Kamal Raya, No. 18, RT 6/RW 3, Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730
Rute dari UBSI Cengkareng ke Pondok Yatim & Dhuafa Sumur Bor yaitu:
a) Jarak: 2,5 KM
b) Waktu Tempuh: 5 Menit
c) Rute: Via Jalan Utama Raya
Berikut ini rute dari Universitas Bina Sarana Informatika ke Pondok Yatim & Dhuafa Sumur bor:
Permasalahan Mitra
Pondok Yatim & Dhuafa Lembaga Amil Zakat menghadapi berbagai rintangan dalam perjalanannya untuk membantu anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Sebagai lembaga sosial yang bergantung dari donasi masyarakat, Pondok Yatim & Dhuafa harus berupaya mencari sumber dana untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan operasional lainnya. Apabila dana tidak tercukupi, maka operasional lembaga akan terhambat. Selain permasalahan dana, Pondok Yatim & Dhuafa menghadapi tantangan lainnya yaitu kurangnya sumber daya profesional dalam merawat dan mendidik anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Kurangnya prasarana seperti kebutuhan pokok serta gizi juga menjadi salah satu faktor yang menghambat dalam proses pembelajaran serta kegiatan sehari-hari.
Metode Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan edukatif dengan tema “Penyuluhan dan Pemahaman Keagamaan seperti Pembelajaran Surat-Surat Pendek dan Rukun Islam” yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 di Panti Yatim & Dhuafa terbagi menjadi beberapa tahapan. Setiap tahapan didukung oleh anggota kelompok yang memiliki perannya masing-masing. Berikut ini tahapannya:
Tahap Persiapan
- Anggota kelompok kami melakukan survei terlebih dahulu ke Pondok Yatim & Dhuafa. Berbincang dengan pengurusnya untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi dan permasalahan yang sedang dihadapi oleh Pondok Yatim & Dhuafa
- Kemudian anggota kami mendata jumlah audiens.
- Sesuai dengan jumlah anak-anak yang berada di Pondok Yatim & Dhuafa kami memutuskan mengambil semua anak yang berjumlah 8 orang dengan usia dari 5-1 tahun sebagai audiens kegiatan edukatif kami, karena kami menilai usia tersebut sangat cocok dengan tema kami yang lebih memfokuskan pendidikan karakter sejak usia dini.
Tahap Pelaksanaan
- Kegiatan akan dimulai dengan perkenalan kelompok kami kepada anak-anak.
- Salah satu anggota kami, akan memimpin kegiatan tersebut dan meminta anak-anak untuk tetap fokus mendengarkan materi yang akan disampaikan.
- Sesi selanjutnya merupakan sesi tanya jawab dan games,yang bertujuan agar anak-anak di Pondok Yatim & Dhuafa mendapatkan hiburan dan kami dapat mengetahui sejauh mana anak-anak tersebut mendengarkan permateri.
- Setelah sesi diatas selesai dilanjut dengan sesi istirahat,yang merupakan sesi makan bersama dengan anak-anak Pondok Yatim & Dhuafa Lembaga Amil Zakat dengan Anggota pelaksana.
- Sesi berikutnya merupakan sesi penyerahan sumbangan,doa Bersama,dan penutupan.
- Terakhir yaitu sesi foto Bersama dan pembuatan konten sebagai dokumentasi dengan anak-anak Pondok Yatim Dhuafa Lembaga Amil Zakat beserta Anggota pelaksana.
Tahap Evaluasi dan Tindak Lanjut
- Penyusunan laporan kegiatan dengan mencantumkan seluruh tahapan penyelenggaraan beserta dokumentasinya.
- Analisis kegiatan acara yang telah dilaksanakan dan memilah bagian-bagian yang akan dimasukan ke dalam video laporan kegiatan.
Iuran yang Dicapai (Output)
Berikut adalah hasil luaran yang telah dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Penyuluhan dan Pemahaman Keagamaan seperti Pembelajaran Surat-Surat Pendek dan Rukun Islam” bersama anak-anak Pondok Yatim & Dhuafa, beserta status pencapaiannya:
Penjelasan Materi mengenai Akhlak yang Mulia
Kegiatan: Memberikan materi tentang surat-surat pendek dan rukun islam
Hasil: Anak-Anak dapat mengetahui lebih lanjut tentang surat-surat pendek dan rukun islam
Status: Tercapai
Penyerahan Bingkisan
Kegiatan: Membagikan Hadiah bagi anak yang bisa menjawab pertanyaan mengenai akhlak mulia dan memberikan bingkisan kepada semua anak-anak yang telah hadir mengikuti acara.
Hasil: Anak-Anak Jadi bersemangat dalam mengikuti acara .
Status: Tercapai
Dokumentasi Kegiatan
Kegiatan : Pendokumentasian seluruh kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Penyuluhan dan Pembelajaran Surat-Surat Pendek dan Rukun Islam” mulai dari awal kegiatan hingga akhir kegiatan, dalam bentuk foto, video, dan laporan tertulis.
Hasil: Dokumentasi yang lengkap dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan inspirasi untuk kegiatan serupa di masa depan.
Status: Tercapai
Manfaat yang Diperoleh (Outcome)
Dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Penyuluhan dan Pemahaman Surat-surat Pendek dan Rukun Islam”, kolaborasi bersama anak-anak di Pondok Yatim & Dhuafa, terjadi beberapa peningkatan signifikan pada mitra yang terlibat. Berikut adalah penjelasan mengenai peningkatan tersebut:
Anak-Anak Pondok Yatim & Dhuafa
- Peningkatan Kepercayaan Diri: Anak-anak yatim merasa lebih dihargai dan diperhatikan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan bersama.
- Pembentukan Karakter dan Akhlak: Melalui pembelajaran agama dan interaksi sosial yang sehat, mereka mendapatkan nilai-nilai moral, disiplin,kemandirian,dan pemahaman materi.
- Peningkatan Literasi dan Pendidikan: Kegiatan yang mencakup edukasi atau pembinaan keagamaan memberikan peningkatan ilmu pengetahuan, baik umum maupun keagamaan.
- Penguatan Sosial-Emosional: Merasa menjadi bagian dari komunitas yang peduli meningkatkan kesehatan mental dan emosional mereka.
- Keterampilan Sosial: Anak-anak belajar berinteraksi, bekerja sama, dan berkontribusi dalam kegiatan sosial, menumbuhkan empati dan tanggung jawab.
Kolaborator (Relawan Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika)
- Peningkatan Empati dan Kepedulian: Terlibat langsung dalam kegiatan sosial bersama anak yatim memperdalam rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap kelompok rentan.
- Keterampilan Edukasi dan Pembinaan: Relawan mendapat pengalaman dalam membimbing dan menjadi teladan, terutama dalam pembinaan keagamaan dan karakter.
- Penguatan Spiritualitas: Interaksi dengan anak-anak tahfidz dan kegiatan bernuansa keagamaan memperkuat nilai iman dan spiritual dalam kehidupan para kolaborator.
Pondok Yatim & Dhuafa Lembaga Amil Zakat
- Peningkatan Dukungan Sosial : Mendapatkan bantuan dari luar dalam bentuk tenaga, bahan pokok, maupun materi, yang memperkuat keberlangsungan kegiatan.
- Penguatan Citra Positif: Menjadi pusat pembinaan anak yatim dan kaum dhuafa yang aktif dikunjungi dan didukung oleh masyarakat luas.
- Jaringan Kemitraan: Terbukanya peluang kerja sama yang lebih luas dengan lembaga lain di masa depan.
Realisasi Biaya
Anggaran Bahan Perlengkapan
| No | Barang | Kuantitas | Total |
| 1 | Beras | 10 Kg | Rp 150.000,00 |
| 2 | Mie instan | 1 Dus | Rp 110.000,00 |
| 3 | Minyak | 3 Liter | Rp 60.000,00 |
| 4 | Telur | 2 Kg | Rp 64.000,00 |
| 5 | Susu | 10 Pcs | Rp 60.000,00 |
| 6 | Snack | 10 Pcs | Rp 195.000,00 |
| 8 | Makanan Pembuka | – | Rp 181.000,00 |
| Total | Rp 820.000,00 | ||
Anggaran Operasional
| No | Barang | Kuantitas | Harga |
| 1 | Banner | 1 Pcs | Rp 150.000,00 |
| 2 | Packaging | 10 Pcs | Rp 30.000,00 |
| Total | Rp 180.000,00 | ||
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan
Penyuluhan mengenai surat-surat pendek dan rukun Islam merupakan investasi penting dalam membangun pemahaman keagamaan yang kuat. Dengan pendekatan yang tepat, materi ini dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi kehidupan beragama yang lebih baik dan bermakna. Pentingnya surat-surat pendek dalam Al-Qur’an (Juz 30/Juz ‘Amma) memiliki peran vital dalam ibadah sehari-hari, khususnya dalam salat. Surat-surat ini mengandung nilai-nilai aqidah, tauhid, dan akhlak yang fundamental bagi kehidupan muslim kemudahan menghafal surat-surat pendek menjadikannya pintu masuk yang efektif untuk memahami Al-Qur’an.
Rukun Islam sebagai fondasi lima rukun Islam (syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji) merupakan pilar utama yang menopang kehidupan beragama seorang muslim. Pemahaman yang benar tentang rukun Islam akan membentuk praktik ibadah yang lebih bermakna dan konsisten Keterkaitan antara rukun Islam dengan kehidupan sosial menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang komprehensif.
Saran
Kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut serta dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan pembinaan generasi muda, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa. Diharapkan, kolaborasi yang telah terjalin dapat menjadi contoh baik akan pentingnya kepedulian sosial dan nilai-nilai kebersamaan. Jika memungkinkan, kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masing-masing pihak, sehingga manfaat yang diperoleh dapat terus berkembang sesuai dengan potensi dan situasi yang ada.
Lampiran-Lampiran
Absen Panitia
| No. | Nama | NIM | Status Kehadiran | |
| Hadir | Tidak Hadir | |||
| 1. | Akbar Maulana Yusuf
(Ketua Kelompok) |
63250086 | ✔ | |
| 2. | Anggita Sahara | 63250243 | ✔ | |
| 3. | Hestu Mutiya | 63250016 | ✔ | |
| 4. | Mala Nanda Rhamadhani | 63250305 | ✔ | |
| 5. | Muhammad Jafar Siddiq | 63250308 | ✔ | |
| 6. | Muhamad Yunas | 63250439 | ✔ | |
| 7. | Najwa Az zahra | 63250118 | ✔ | |
| 8. | Rivathul Ikhsan | 63250878 | ✔ | |
| 9 | Sesta Masten Pratama | 63250832 | ✔ | |
| 10. | Sinta Amelia | 63250204 | ✔ | |
Absen Peserta
a. Absen Pengurus Pondok Yatim & Dhuafa Lembaga Amil Zakat
| No. | Nama | Jabatan | Status Kehadiran | |
| Hadir | Tidak Hadir | |||
| 1. | Bapak Judan Bin Nusdin | Kepala asrama | ✔ | |
| 2. | Ibu Miftahul fadilah | Front Office | ✔ | |
b. Absen Anak-Anak Pondok Yatim & Dhuafa
| No. | Nama | Status Kehadiran | |
| Hadir | Tidak Hadir | ||
| 1. | Ahmad Zulfan | ✔ | |
| 2. | Ahmad Zulhan | ✔ | |
| 3. | Alarik M. Zeroun | ✔ | |
| 4. | Farelgi Isnan A. | ✔ | |
| 5. | Iqbal Alfatih | ✔ | |
| 6. | Ibrahim | ✔ | |
| 7. | Nizam | ✔ | |
| 8. | Yumna | ✔ | |
Dokumentasi Kegiatan
Surat Keterangan dari Mitra
Penulis:
1. Akbar Maulana Yusuf
2. Anggita Sahara
3. Hestu Mutiya
4. Mala Nanda Rhamadhani
5. Muhammad Jafar Siddiq
6. Muhamad Yunas
7. Najwa Az Zahra
8. Rivathul Ikhsan
9. Sesta Masten Pratama
10. Sinta Amelia
Mahasiswa Prodi Akuntansi, Universitas Bina Sarana Informatika
Dosen Pengampu: M. Amas Lahat, S.Ag., M.M.
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI




















