Solusi untuk Melawan “Kutukan” Sarjana Pengangguran di Universitas Airlangga

sarjana pengangguran
Universitas Airlangga (Foto: unair.ac.id)

Masalah pengangguran telah menjadi tantangan yang besar, apalagi untuk negara berkembang seperti Indonesia.

Banyak faktor yang mengakibatkan naiknya angka pengangguran di suatu negara, seperti sumber daya manusia yang rendah, kondisi sosial politik negara yang kacau dan juga kebudayaaan yang sudah melekat di negara tersebut.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Satu lagi penyebab pengangguran di negara berkembang adalah rendahnya tingkat pendidikan masyarakatnya.

Tetapi pada kenyataanya pendidikan tinggi pun ternyata masih belum bisa menjamin seseorang tidak menjadi pengangguran.

Di abad ke-20 ini, tidak ada yang akan mengatakan bahwa mencari kerja itu mudah.

Bahkan meskipun seseorang tersebut bergelar Sarjana ataupun lulus dari perguruan tinggi favorit, tidak ada jaminan bahwa mereka akan langsung bekerja setelah lulus.

Baca Juga: Menghadapi Tantangan Pengangguran dengan Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Dalam Prespektif SDGs

Masalah pengangguran ini kemudian menjadi lebih rumit jika yang menjadi pengangguran tersebut adalah lulusan Sarjana.

Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia turut memberikan solusi dan aksi nyata untuk mengatasi masalah sarjana pengangguran ini.

UNAIR berusaha untuk membekali mahasiswanya dengan mengembangkan jiwa kewirausahaan, sekaligus mengubah pola pikir mahasiswa dari sarjana pencari kerja agar menjadi pencipta lapangan pekerjaan untuk mewujudkan tujuan besar universitas menjadi World-Class Entrepreneurial University.

Tingkat Pengangguran Terbuka berdasarkan Jenjang Pendidikan

Berdasarkan data dari laman kementerian ketenagakerjaan RI, pada Februari 2025 tingkat pengangguran terbuka berdasarkan jenjang pendidikan Diploma IV, S1, S2 dan S3 sebanyak 6,32% dengan total jumlah pengangguran mencapai 1.010.652 orang.

Jumlah ini meningkat sebanyak 1,07% dari bulan Agustus 2024 dengan persentase sebanyak 5,25%.

Untuk mengurangi tingkat pengangguran di lulusan perguruan tinggi ini, UNAIR hadir sebagai pendukung agar mahasiswa-mahasiswanya berani memulai berwirausaha.

Melalui wirausaha mandiri, setelah lulus dari pendidikan sarjana mahasiswa diharapkan mampu mengatasi permasalahan ekonomi sulitnya mencari pekerjaan saat ini sekaligus akan membantu untuk menurunkan tingkat pengangguran di Indonesia.

Baca Juga: Pengangguran Intelektual Meningkat, Kenapa Bisa Terjadi?

Mengembangkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini

Untuk mengembangkan jiwa wirausaha, UNAIR telah menanamkan cara berpikir menjadi seorang wirausaha sejak awal pada mahasiswanya.

Mahasiswa di UNAIR akan diberi bekal untuk menjalankan kewirausahaan melalui mata kuliah Pengantar Kolaborasi Keilmuan pada Pembelajaran Dasar Bersama (PDB) di Semester satu.

Melalui mata kuliah Pengantar Kolaborasi Keilmuan pada Pembelajaran dasar bersama di semester 1.

Mahasiswa akan diberi pengarahan tentang bagaimana langkah awal menjadi seorang wirausaha, yakni menciptakan produk berupa barang atau jasa dari permasalahan yang ada di lingkungan sekitar untuk memulai kegiatan berwirausaha secara kelompok.

Dalam menjalankan wirausaha ini, dosen juga akan turut serta untuk mengawasi jalannya kegiatan wirausaha, memberikan arahan dan saran agar produk menjadi lebih baik dan juga mentransfer ilmu kepada mahasiswa tentang pengelolaan bisnis dan cara menjadi wirausaha sukses.

Fasilitas yang Diberikan UNAIR

UNAIR juga menyediakan berbagai lembaga untuk membantu mahasiswa yang akan mulai mendirikan wirausaha mereka sendiri atau yang ingin mengembangkan wirausahanya.

Lembaga tersebut salah satunya yaitu Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan dan Alumni (DPKKA).

Dilansir dari situs web AEE 2025 Universitas Airlangga, DPKKA bertujuan untuk menguatkan potensi mahasiswa agar menjadi pribadi yang tangguh dan kompeten di bidang karier dan kewirausahaan melalui program-programnya seperti seminar dan workshop karir dan kewirausahaan, asesmen dan konseling karir, program mahasiswa wirausaha dan gathering alumni.

Baca Juga: 10 Manfaat KKN bagi Mahasiswa yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja dan Kewirausahaan!

Selain DPKKA, masih banyak lagi lembaga atau organisasi di UNAIR yang bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memulai berwirausaha antara lain yaitu:

  • Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) UNAIR
  • Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN)
  • Airlangga Startup and Innovation (ATAVI)

Selain itu UNAIR juga menyiapkan beragam fasilitas seperti ruang berbisnis melalui Airlangga Youthpreneur Expo, dan juga mentoring dari alumni.

Membangun Semangat Berwirausaha

Dengan adanya program kewirausahaan pada mahasiswa yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, sudah seharusnya mahasiswa memulai untuk merintis bisnis sejak berada di bangku kuliah, karena pada dasarnya gelar sarjana saja tidak cukup untuk menjamin kesejahteraan dan pekerjaan yang layak setelah lulus.

Mahasiswa juga harus bisa mengubah “kutukan” sarjana pengangguran menjadi tantangan yang harus dilawan.

Mereka harus mengambil alih kendali perekonomian dan mewujudkan kesejahteraan sosial untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Semua masalah pasti memiliki solusinya masing-masing. Begitupun dengan masalah pengangguran ini.

Memperbaiki kualitas sumber daya manusia dengan pendidikan yang tinggi dan juga pemerintah harus turut serta menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup untuk rakyatnya adalah suatu hal yang tidak bisa kontrol.

Tetapi dengan mengubah diri kita menjadi wirausahawan yang sukses dengan berbekal ilmu dan gelar yang didapat dari pendidikan sarjana, maka kita akan turut membantu mengurangi masalah ini.

 

Penulis: Icha Aurelia Putri
Mahasiswa Prodi Akuntansi, Universitas Airlangga

Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses