Australia tengah memperluas keterlibatannya di Kepulauan Solomon dengan berbagai inisiatif kesehatan, keamanan, dan pembangunan kapasitas, sebagai bagian dari strategi menegaskan komitmen terhadap stabilitas regional di tengah persaingan pengaruh geopolitik dengan China.
Pada Maret 2025, Australia meluncurkan kemitraan multitahun senilai sekitar 1,23 triliun rupiah (73 juta dolar AS) untuk memperkuat sektor kesehatan, termasuk pengendalian malaria, kesehatan ibu dan anak, sanitasi air, serta tata kelola klinis dan infrastruktur kesehatan di tingkat provinsi.
Selain itu, Pasukan Pertahanan Australia (ADF) mengerahkan tim medis ke rumah sakit terpencil di Kepulauan Solomon, memberikan pelatihan dan perawatan medis sebagai bagian dari operasi kemanusiaan.
Dalam bidang keamanan, Australia memberikan tiga kapal patroli kepada Kepolisian Kepulauan Solomon untuk memperkuat pengamanan maritim dan melaksanakan pelatihan bagi petugas polisi dalam tanggap darurat dan pertolongan pertama bersertifikat.
Bantuan ini didukung program senilai sekitar 190 juta dolar Australia untuk membantu Kepulauan Solomon meningkatkan kemampuan keamanan dan mengurangi ketergantungan terhadap bantuan luar. Dukungan dari mitra regional seperti Selandia Baru juga menyertai upaya ini melalui pelatihan manajemen bencana, sedangkan Jepang turut berkontribusi pada penyediaan ambulans dan peralatan darurat.
Baca juga: Dinamika Indo-Pasifik dan Pengaruhnya pada Manusia di Indonesia
Langkah ini kontras dengan pendekatan China yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan keamanan lewat kesepakatan rahasia yang memungkinkan pengerahan personel militer dan kepolisian China ke Kepulauan Solomon, yang memicu kekhawatiran tentang potensi jeratan utang dan berkurangnya kedaulatan negara pulau.
Analisis menunjukkan bahwa program Australia, mitra dan sekutunya lebih mengedepankan transparansi, konsultasi lokal, dan keberlanjutan dalam membangun hubungan yang sehat dan berorientasi jangka panjang dibandingkan investasi Beijing yang lebih agresif.
Dengan pendekatan yang mencakup kesehatan, keamanan, dan pembangunan kapasitas, Australia berupaya memperkuat posisi strategisnya di Pasifik Selatan serta mendukung Kepulauan Solomon untuk mempertahankan stabilitas dan kedaulatan di masa ketegangan geopolitik global yang tengah meningkat.
Penulis: Enjelina Aprilia Meigar (2023031054074)
Mahasiswa Hubungan Internasional, Universitas Cenderawasih
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












