Lingkungan Kerja Sehat, Aman, dan Adil bagi Tenaga Kerja Berbasis Pancasila

Lingkungan Kerja
Lingkungan Kerja (Sumber: Media Sosial dari freepik.com)

Kata Pengantar

Puji syukur kita panjatkan puja dan puji syukur kita ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat, hidayat dan pertolongan-Nya penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah dengan judul “Lingkungan Kerja Sehat, Aman, dan Adil Bagi Tenaga Kerja Berbasis Pancasila”.

Adapun maksud dan tujuan dari karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengetahui apakah para tenaga kerja bisa merasakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan adil dengan basis Pancasila, dan memberikan pemahaman tentang pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya mementingkan aspek keselamatan dan kesehatan, tetapi juga memastikan adanya keadilan bagi seluruh tenaga kerja.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Kita ingin mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan tenaga kerja dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan kerja. Kita menyadari bahwa karya ilmiah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kita sangat terbuka terhadap segala bentuk masukan dan kritikan yang bersifat membangun.

 

BAB I

Pendahuluan

A. Latar Belakang Masalah 

Di masa yang sudah semakin canggih ini, lingkungan kerja yang sehat, aman dan adil merupakan aspek penting yang sangat berpengaruh pada produktivitas dan keberlangsungan hidup tenaga kerja. Namun sayangnya tidak semua perusahaan memberi perhatian cukup terhadap kesehatan, keselamatan, dan keadilan di tempat kerja.

Banyak kasus ketenagakerjaan menunjukan bahwa tenaga kerja masih mengalami perlakuan yang tidak adil, Overwork dan Burnout, bahkan gaji yang tidak layak. Hal ini tentu berdampak fisik dan mental mereka.

Lingkungan kerja yang sehat, aman, dan adil merupakan hak setiap tenaga kerja. Di mana dengan adanya lingkungan kerja yang nyaman, pekerja dapat meningkatkan skill kerja mereka sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para pekerja.

Lingkungan kerja yang sehat ini tidak hanya mencakup tentang keselamatan fisik, di mana ini juga mencakup tentang mental para pekerja. Jika mental para pekerja sehat, maka lingkungan kerja yang tercipta cenderung lebih produktif karena merasa aman dan nyaman dibandingkan dengan lingkungan kerja yang toxic dapat menyebabkan stress berkepanjangan yang dapat menurunkan semangat kerja.

Pancasila sebagai dasar ideologi negara yang mengandung nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia yang dapat dijadikan pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

Di mana, kita dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila tersebut untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Nilai-nilai tersebut seperti ketuhanan, kemanusiaan yang adil dan beradap, persatuan, juga keadilan sosial untuk memastikan setiap hak-hak mereka terpenuhi secara adil sebagai pekerja.

Dengan pengamalan ini, lingkungan kerja tidak hanya sehat, aman, dan sejahtera saja, akan tetapi kita dapat melestarikan buadaya bangsa Indonesia yang sudah ada sejak zaman dahulu sesuai denga isi dari Pancasila. 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana strategi yang efektif untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan  adil sesuai dengan nilai yang terkandung dalam Pancasila?
  2. Tantangan apa saja yang dihadapi pekerja dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan kerja?
  3. Apa saja dampak yang dialami oleh para pekerja apabila mengamalkan nilai-nilai Pancasila? 

C. Tujuan Penelitian

  1. Dapat mengetahui strategi apa yang bisa diterapkan pada lingkungan kerja dimasa sekarang sehingga terciptanya lingkungan kerja yang  sehat, aman, dan adil.
  2. Dapat mengetahui setiap tantangan atau hambatan apa saja yang dihadapi oleh para pekerja dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila.
  3. Dapat mengetahui dampak yang dialami atau dilalaui oleh para pekerja dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

 

BAB II

Kajian Pustaka 

Untuk mendukung kesejahteraan tenaga kerja serta keberlanjutan Perusahaan, terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, dan adil adalah kunci utama nya.

Dalam negara Indonesia ini, nilai-nilai Pancasila ini bisa dijadikan sebagai acuan atau dasar filosofi demi terciptanya kondisi kerja yang menghormati hak asasi manusia dan memperhatikan aspek keadilan sosial sesuai budaya bangsa Indonesia yang sudah ada sejak zaman dahulu kala.

Lingkungan kerja yang ideal ini tidak hanya tentang aspek fisik saja tetapi juga mencakup aspek psikologis dan sosial, seperti perlindungan akan pelecehan, diskriminasi, serta jaminan keselamatan pekerja. 

A. Pengertian Lingkungan Kerja yang Sehat, Aman, dan Adil

Lingkungan kerja dapat dikatakan sehat, aman, dan adil apabila kondisi kerja ini tidak membahayakan Kesehatan fisik maupun mental para pekerja. Lingkungan kerja yang dapat dikatakan sehat apabila memenuhi faktor-faktor seperti penerangan yang memadai, ventilasi udara yang baik, juga keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), menurut Handayani (2020).

Adapun lingkungan kerja yang aman mengacu pada kebijakan di mana melindungi setiap individu yang ada, mulai dari kesehatan dan pengurangan risiko kecelakaan. Dalam Undang Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja, setiap tempat kerja wajib menjamin keamanan dari pekerja melalui pengawasan yang efektif dan pemberian alat pelindung diri (APD).

Sedangkan lingkungan kerja yang adil ditandai dengan perlakuan yang sama terhadap seluruh pekerja tanpa diskriminasi yang didasari oleh perbedaan ras, suku, agama, budaya lan perbedaan lainnya yang ada. Rauf (2019) mengemukakan bahwa keadilan di tempat kerja penting untuk menciptakan rasa toleransi dan bisa memberikan dampak positif seperti peningkatan produktivitas.

B. Nilai Pancasila dalam Membangun Lingkungan Kerja

Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia yang bisa menciptakan lingkungan kerja sehat, aman, dan adil. Di mana terdapat 5 sila yang bisa dijadikan pedoman hidup berbangsa dan bernegara terutama penerapan pada lingkungan kerja:

1. Ketuhanan yang Maha Esa

Dalam lingkungan kerja pastinya terdapat perbedaan agama setiap individu, dalam sila pertama ini menekankan pentingnya sikap saling menghormati terhadap keyakinan agama setiap pekerja. Kita dapat mengimplementasikan nya dengan cara toleransi terhadap waktu ibadah, penyediaan fasilitas ibadah, tidak ikut campur masalah kepercayaan masing-masing.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Pancasila sila ke 2 ini menuntut penghormatan juga keadilan terhadap hak-hak setiap tenaga kerja, termasuk pemberian fasilitas yang memadai, pemberian upah yang layak, waktu istirahat yang cukup, perlindungan terhadap pelecehan dan juga kekerasan di tempat kerja. 

3. Persatuan Indonesia

Prinsip ini bisa mendorong terciptanya hubungan kerja harmonis dan bebas dari konflik yang bisa terjadi, karena dengan adanya persatuan ini kita bisa saling merangkul satu sama lain.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

Partisipasi antara pemimpin juga anggota yang ada di lingkungan kerja sangat dibutuhkan disini, di mana semua individu berhak mengemukakan pendapat atau musyawarah untuk mencapai mufakat bersama melalui mekanisme dialog antara pekerja dan pemimpin.

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Prinsip yang terakhir ini mewajibkan setiap anggota yang ada untuk memastikan adanya kesejahteraan yang merata dan tidak memihak dengan alasan apapun.

 

BAB III

Pembahasan

A. Strategi Lingkungan Kerja yang Sehat, Aman, dan Adil

Untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman dan adil sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, Perusahaan dapat memulai dengan menerapkan perlakuan yang adil untuk seluruh pekerja tanpa memandang jabatan, Menyediakan fasilitas seperti memberi pelatihan K3 (Kesehatan dan Keselamatan kerja) sehingga para pekerja dapat mengetahui hal-hal apa saja yang bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja, yang di mana dapat mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Adapun Hadist dan surah yang menggambarkan point nomor 1 ini yaitu;

1. Hadis tentang Keadilan dalam Bermuamalah:

Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil akan berada di atas mimbar dari cahaya di sisi Allah, yaitu mereka yang adil dalam keputusan mereka, terhadap keluarga mereka, dan apa yang menjadi tanggung jawab mereka.” (HR. Muslim)

Relevansi: Menggambarkan pentingnya keadilan dalam setiap aspek, termasuk hubungan kerja.

2. Ayat tentang Pentingnya Keselamatan dan Kesehatan:

Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah; sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195)

Relevansi: Mendorong upaya keselamatan, seperti pelatihan K3, untuk melindungi pekerja dari bahaya.

B. Tantangan Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Kerja

Dalam menerapkan nilai-nilai pancasila pada lingkungan kerja tentunya dapat menimbulkan berbagai tantangan yang dihadapi oleh para pekerja seperti, diskriminasi karena perbedaan suku, ras, budaya, agama. Di mana tidak semua orang sadar akan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila ini ke dalam lingkungan kerja mereka.

Seperti hal-nya masih banyak kasus diskriminasi ataupun tindak kekerasan terjadi di lingkungan kerja ini. Sehingga, kita butuh usaha lebih untuk menyadarkan mereka akan pentingnya nilai-nilai ini untuk keberlangsungan hidup bangsa Indonesia terkhusus untuk para pekerja di Indonesia.

Adapun Hadist dan surah yang menggambarkan point nomor 2 ini yaitu:

1. Hadis tentang Larangan Diskriminasi:

Rasulullah SAW bersabda:

Wahai manusia, sesungguhnya Tuhanmu satu, bapakmu satu, ketahuilah bahwa tidak ada kelebihan bagi orang Arab atas orang non-Arab, dan tidak ada kelebihan bagi orang non-Arab atas orang Arab, kecuali dengan ketakwaan.” (HR. Ahmad)

Relevansi: Mengajarkan kesetaraan tanpa memandang suku, ras, atau  budaya.

2. Ayat tentang Persatuan dan Kerukunan:

Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Sebab itu, damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat: 10)

Relevansi: Pentingnya persatuan dan saling menghormati di lingkungan kerja yang beragam.

C. Dampak Pekerja Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila

Adapun masalah-masalah yang terjadi, tentunya dalam setiap masalah yang dihadapi oleh para pekerja terdapat dampak positif maupun negatif.

Contohnya seperti nilai Pancasila yang pertama yaitu Ketuhanan yang maha Esa dengan menghargai keyakinan setiap individu di mana di lingkungan kerja tidak hanya terdiri dari satu agama saja, tapi berbagai agama tersebar disana.

Sila yang kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan  beradab dengan memberi peluang yang sama untuk setiap pekerja dalam mengemukakan pendapat mereka tanpa tekanan dan ancaman dari pihak manapun.

Selanjutnya, sila yang ketiga yaitu persatuan Indonesia dengan merangkul setiap pekerja tanpa memandang latar belakang individu.

Kemudian, sila ke empat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dengan menerapkan musyawarah dan mufakat dalam setiap pengambilan Keputusan.

Terakhir yaitu sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan menyediakan sarana yang dapat diakses oleh seluruh pekerja tanpa memandang jabatan.

Adapun Hadits dan yang menggambarkan Point 3 ini yaitu;

1. Hadis tentang Menghormati Keyakinan Lain:

Nabi SAW bersabda:

Barang siapa yang menyakiti seorang non-Muslim yang berada di bawah perlindungan kaum Muslim, maka aku akan menjadi lawannya pada Hari Kiamat.” (HR. Abu Dawud)

Relevansi: Menghargai perbedaan keyakinan dalam lingkungan kerja.

2. Ayat tentang Pentingnya Persatuan:

Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.” (QS. Ali Imran: 103)

Relevansi: Merangkul pekerja dari berbagai latar belakang.

 

BAB IV

Kesimpulan

Dengan lingkungan yang sehat aman dan adil untuk seluruh perusahaan merupakan strategi yang dapat diterapkan di perusahaan, agar seluruh karyawan dapat terjamin dari seluruh fasilitas yang diberikan, yang di mana apabila karyawan dapat merasakan hal tersebut perusahaan tersebut akan terus berkembang  pesat sehingga dikenal oleh banyak orang. 

Dengan menerapkan strategi tersebut kita dapat melihat hambatan atau rintangan apa saja yang dirasakan oleh seluruh karyawan, sehingga perusahaan langsung dapat turun tangan untuk mengatasi rintangan tersebut agar strategi yang diterapkan di perusahaan dapat berjalan dengan lancar, dan apabila ada yang melanggar penerapan strategi tersebut perusahaan dapat bertindak tegas demi kenyaman bersama.

Yang secara tidak langsung perusahaan tersebut membranding dirinya sangat baik, sehingga banyak warga yang ingin bergabung dengan perusahaan tersebut karena dirasa aman baik masa kini maupun masa yang akan datang. Sayangnya masih banyak perusahaan yang belum sadar akan hal ini, yang di mana hal tersebut sangatlh penting untuk kemajuan perusaan mereka. 

 

Penulis:

  1. Putri Zahratul Salsabila
  2. Zira Eka Natarena
  3. Vian Dwi Angga
  4. ⁠Fitra Dinataly

Mahasiswa Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Malang
Nama Perguruan Tinggi/Sekolah:UNIVERSITAS MUHAMMADYAH MALANG

Dosen Pengampu: Mega Risky Fitria, S.Pd., M.Pd

 

Referensi

Handayani, T. (2020). Manajemen Kesehatan Kerja dan Keselamatan. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia Press.

Rahmawati, L. (2021). Pancasila sebagai Landasan Keadilan Sosial dalam Dunia Kerja. Bandung: Alfabeta.

Rauf, F. (2019). “Keadilan di Tempat Kerja: Perspektif Sosiologi Industri”. Jurnal Sosiologi dan Ketenagakerjaan, 7(2), 123-135.

 

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses