Mahasiswa Universitas Mercu Buana Mengelola dan Mendampingi Media Sosial UMKM Warkop Mokin sebagai Media Promosi untuk Program Tugas Akhir Peduli Negeri

Mahasiswa Universitas Mercu Buana Mengelola dan Mendampingi Media Sosial UMKM Warkop Mokin sebagai Media Promosi untuk Program Tugas Akhir Peduli Negeri Sumber: Penulis

Jakarta Selatan – Sekelompok mahasiswa dari Universitas Mercu Buana Jakarta, yang terdiri dari Aghnat Ghassan, Alief Purnama Akbar, dan Rifaldy Kaesar Abrar, telah sukses melaksanakan Program Tugas Akhir Peduli Negeri (TAPN) di UMKM Warkop Mokin.

Program ini berlangsung dari tanggal 10 Agustus 2024 hingga 9 Januari 2025 dan bertujuan untuk memperkuat identitas brand serta mengoptimalkan pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, sebagai alat promosi utama bagi Warkop Mokin, (12/1/2026).

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

UMKM Warkop Mokin, yang berlokasi di Jl. Raya Kby. Lama No.Rt.002 No.15A, RT.1/RW.2, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12210, merupakan warkop modern dengan konsep rooftop yang menyuguhkan suasana santai dan pemandangan kota yang menawan.

Didirikan pada tahun 2022, Warkop Mokin memiliki potensi besar sebagai tempat nongkrong favorit, namun masih menghadapi tantangan dalam membangun kehadiran digital yang kuat. Kak Bintang, selaku owner Warkop Mokin, berharap melalui program TAPN ini, usahanya dapat lebih dikenal luas dan mampu bersaing di era digital.

Baca Juga: Menimbang Peran UMKM Syariah dalam Dinamika Ekonomi Jawa Tengah

Program TAPN yang dijalankan oleh mahasiswa Universitas Mercu Buana ini mencakup empat aspek utama:

  1. Membangun Brand Awareness: Menyusun strategi visual dan naratif untuk memperluas jangkauan audiens melalui Instagram.
  2. Meningkatkan Engagement: Meningkatkan interaksi melalui konten yang relevan, storytelling, dan pemanfaatan fitur Instagram seperti reels dan story.
  3. Memperkuat Identitas Visual: Menetapkan palet warna, gaya fotografi, dan tipografi yang mencerminkan suasana rooftop yang fun dan cozy.
  4. Strategi Digital Marketing: Merancang content pillar, kalender editorial, serta mengoptimalkan caption, hashtag, dan potensi kolaborasi dengan influencer.

Selain pengelolaan akun Instagram @warkopmokin, tim TAPN juga memberikan pelatihan intensif kepada Kak Bintang mengenai dasar-dasar digital marketing, pentingnya konsistensi visual, serta cara membaca insight Instagram untuk pengambilan keputusan yang lebih strategis.

Pelatihan yang diberikan meliputi:

  1. Perencanaan Strategi Konten: Menyusun rencana konten yang konsisten dan sesuai tujuan brand;
  2. Strategi Produksi Konten Promosi: Membuat konten visual yang menarik untuk promosi;
  3. Penulisan Caption & Hashtag: Menulis caption yang engaging dan memilih hashtag yang tepat;
  4. Menghitung Engagement Rate: Belajar cara mengukur performa konten dengan tools analisis.

Kak Bintang, owner Warkop Mokin, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.

Program ini sangat membuka wawasan kami tentang pentingnya branding dan konsistensi konten. Sekarang kami lebih siap untuk mengelola Instagram Warkop Mokin secara mandiri dan profesional,” ujarnya.

Baca Juga: Mewujudkan Capstone Keberlanjutan: Kontribusi Mahasiswa IPB dalam Mendorong UMKM Banyumas

Dengan berakhirnya program TAPN, UMKM Warkop Mokin diharapkan dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan tren digital marketing yang terus berubah, serta mampu menjadikan media sosial sebagai jembatan utama untuk menjangkau pelanggan dan membangun komunitas yang loyal.


Penulis:
1. Aghnat Ghassan
2. Alief Purnama Akbar
3. Rifaldy Kaesar Abrar
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana


Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi


 

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses