Manajemen Stres dan Kelelahan pada Keluarga serta Peran Era Digital di Tengah Pandemi Covid-19

manajemen stres

Pada tahun 2019 muncul sebuah kabar buruk bagi seluruh manusia di dunia yang mengubah seluruh tatanan kehidupan manusia

Coronavirus Disease pertama kali ditemukan di Wuhan Provinsi Hubei, Cina, pada akhir Desember 2019, menghasilkan perubahan pada segala aspek kehidupan yang sebelumnya tidak terduga, kini bisa dilakukan karena sudah terbiasa.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Penyebaran dan transmisi Covid-19 sangat cepat hingga WHO menetapkan Covid-19 sebagai kasus pandemi global.

Akibat penyebaran pandemi virus corona, beberapa negara telah memutuskan untuk melakukan lockdown. Di indonesia, prosedur lockdown yang dilakukan adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bertujuan untuk menghentikan penyebaran virus agar tidak semakin banyak dan luas.

Baca juga: Manajemen Stres pada Mahasiswa

Hal tersebut dilakukan dengan cara, seperti bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah. Tidak hanya itu, masyarakat harus senantiasa mengikuti protokol kesehatan dimanapun berada.

Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang besar bagi kehidupan keluarga, baik dari sisi negatif maupun positif. Dampak positifnya seperti masa karantina mandiri secara tidak langsung memberikan waktu untuk lebih saling mengenal secara mendalam antar anggota keluarga.

Di sisi lain selama 24 jam anggota keluarga berada di rumah rentan menimbulkan berbagai gesekan. Semakin sering anggota keluarga bertemu, semakin sering gesekan terjadi.

Selain itu, wabah Covid-19 juga sangat menguji ketahanan keluarga. Pandemi ini mengajarkan kita memahami bagaimana seharusnya manajemen komunikasi keluarga dimana setiap keluarga harus mengerti peran dan tanggung jawabnya.

Masalah-masalah lainnya yang muncul adalah angka pengangguran yang meningkat selama masa pandemi.

Banyaknya sektor pekerjaan yang tutup merupakan salah satu hal penyebab utama meningkatnya pengangguran. Akibat dari hal tersebut, banyak keluarga mengalami penurunan pendapatan yang juga berpengaruh terhadap tingkat kesehatan keluarga akibat dari kesulitan mendapatkan kehidupan layak, seperti makan dan minum.

Hal tersebut dapat membuat anak-anak mengalami penurunan gizi sehingga tubuhnya menjadi lebih kurus dan lemah. Selain masalah keuangan dan kesehatan, masalah lain yang kerap timbul, seperti pelecehan seksual yang dipicu oleh bebasnya anak-anak dalam mengakses internet dan penggunaan gadget oleh anak-anak yang cenderung tidak mengenal waktu.

Baca juga: Mengenal Stres dan Belajar Manajemen Stres

Manajemen stres lebih dari sekedar mengatasinya, yakni belajar menanggulanginya secara adaptif dan efektif.

Manajemen stres sangat penting untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya penyebab stres dan mengelola stres agar tidak menimbulkan akibat yang lebih buruk.

Hal tersebut dikarenakan stres dapat mempengaruhi emosi dan cara berpikir seseorang. Apabila tekanan yang dialami seseorang terlalu besar, hal ini bisa mengancam kemampuan seseorang dalam menghadapi situasi dan kondisi lingkungannya.

Strategi paling sederhana yang dilakukan adalah bersyukur dan mengambil dampak positifnya seperti masih bisa bertahan dan sehat secara jasmani dan rohani.

Kemudian secara perlahan keluarga melakukan strategi yang lebih baik yaitu menjalankan pola hidup sehat dimulai dari mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat, rajin berolahraga, istirahat yang cukup, dan menjaga protokol kesehatan yang telah diterapkan.

Peran era digital sangat berpengaruh membantu keseharian kita selama masa pandemi, seperti belajar, mencari informasi di internet, dan juga jual-beli online.

Di masa pandemi ini peran era digital sangat berpengaruh untuk menemani keseharian kita. Dengan adanya teknologi digital yang canggih membantu kita menyelesaikan berbagai pekerjaan yang dominan dilakukan dari rumah.

Selain itu, dampak positif lainnya adalah jual beli online, bertemu secara virtual melaui platform yang disediakan serta menjadi sarana berkomunikasi dan interaksi. Berbagai dapat positif tersebut tentunya harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang aktivitas selama pandemi.

Selain dampak positif, era digital juga mempunyai dampak negatif. Di masa pandemi Covid-19 ini hampir semua aktivitas dilakukan melalui gadget, sehingga membuat kita hampir menggunakan gadget lebih lama dari sebelumnya.

Baca juga: Aktivitas Mengusir Stres di Tengah Pandemi Covid-19

Tentunya, penggunaan gadget, sosial media, ataupun internet yang berlebihan akan menimbulkan dampak negatif seperti maraknya penyebaran hoaks, terjadinya penipuan online, pornografi, dan pencurian identitas.

Dampak negatif lainnya, seseorang kehilangan kemampuan berbaur dengan masyarakat lainnya dan cenderung nyaman dengan kehidupan online.

Tetap produktif pada saat pandemi merupakan hal yang penting karena dapat membantu dalam memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Tips yang bisa dilakukan diantaranya memabuat jadwal dengan tujuan untuk tahu apa saja yang harus dilakukan berdasarkan skala prioritas dan menghindari terbuangnya waktu, dengan memikirkan apa yang harus dikerjakan dahulu, kemudian jangan lupa untuk istirahat sejenak karena adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan seluruh lini kehidupan ikut terdampak dan mengalami perubahan.

Sistem pendidikan belajar dari rumah jangan sampai menurunkan tingkat kreativitas, tetapi dijadikan sarana untuk menghasilkan kreativitas tanpa batas dan bernilai manfaat.

Tim Penulis:

  • M Afdal P (G54190013)
  • Nafisah Putri (G54190018)
  • Raden Wiwit Ambarswasti (G54190020)
  • Rangga Primayuda (G54190021)
  • Syifa Qodria (G54190023)

Mahasiswa Jurusan Matematika IPB University

Dosen Pengampu: Dr. Megawati Simanjuntak, SP, MSi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses