PKM Surabaya 1 STIE Pemuda Terjun Membuka Peluang Usaha Warga Simo Pomahan Baru

PKM Surabaya 1 STIE Pemuda Terjun Membuka Peluang Usaha Warga Simo Pomahan Baru
Sumber: Dokumentasi Penulis

Surabaya – Simo Pomahan Baru RW 05, sebuah pemukiman di Surabaya, menyimpan potensi ekonomi luar biasa yang tersembunyi dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warganya (23/7/2025).

Dengan kreativitas dan kegigihan, masyarakat di sini menciptakan beragam produk rumahan, mulai dari olahan makanan hingga kerajinan tangan.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Namun sayangnya, sebagian besar UMKM di sini masih beroperasi secara konvensional, mengandalkan promosi dari mulut ke mulut atau penjualan langsung di sekitar lingkungan.

Keterbatasan ini membatasi jangkauan pasar dan potensi pertumbuhan usaha mereka. Minimnya pengetahuan tentang pemasaran digital, branding, dan inovasi produk menjadi tantangan utama yang harus dihadapi.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa dan mahasiswi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) 1 STIE Pemuda Surabaya merasa terpanggil untuk berkontribusi secara aktif.

Kami hadir bukan hanya untuk mengajar, tetapi juga untuk belajar, berkolaborasi, tumbuh dan berkembang bersama warga.

Tujuan utama kegiatan PKM tahun 2025 ini adalah membantu UMKM Simo Pomahan Baru beradaptasi dengan era digital, meningkatkan daya saing, dan pada akhirnya, meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.

Melalui pendekatan personal dan praktis, tim PKM 1 Surabaya berupaya menjembatani kesenjangan antara potensi yang ada dengan peluang pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Mahasiswa KKNT IPB University Dorong UMKM Desa Kembang Melek Digital lewat QRIS dan Google Maps

Digitalisasi UMKM: Melambungkan Produk Lokal ke Dunia Maya

Di era digital ini, kehadiran online menjadi kunci utama kesuksesan. Banyak UMKM di Simo Pomahan Baru memiliki produk berkualitas tinggi, namun belum banyak yang mengetahui cara memasarkannya secara efektif di internet. Tim PKM 1 STIE Pemuda Surabaya hadir untuk menjembatani kesenjangan ini, membawa produk-produk lokal melambung ke dunia maya.

Kunjungan UMKM Ibu Rini, hasil pembuatan google maps dan desain logo

Kegiatan digitalisasi ini diawali dengan sosialisasi dan kunjungan ke UMKM untuk membantu mereka membuka pintu pelanggan melalui Google Maps.

Salah satu contoh nyata datang dari Ibu Rini, seorang pelaku UMKM. “Sering kali orang tidak tahu tempatnya tapi langsung WhatsApp saya. Kalau bisa mohon dibantu untuk membuatkan lokasi usaha saya,” keluhnya.

Menanggapi permintaan ini, Tim PKM 1 Surabaya segera membantu UMKM di Simo Pomahan Baru mendaftarkan usaha mereka di Google Maps.

Prosesnya meliputi verifikasi lokasi, penambahan foto produk, jam operasional, hingga nomor kontak.

Dengan terdaftar di Google Maps, UMKM menjadi lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan, baik yang berada di sekitar maupun dari luar kota.

Langkah kecil ini terbukti berdampak besar dalam membuka pintu pelanggan baru dan meningkatkan kredibilitas usaha di mata konsumen.

Selanjutnya, Tim PKM 1 Surabaya mengajarkan tips promosi dan trik merekam video produk yang estetik menggunakan platform TikTok.

Pilihan TikTok didasari kemudahannya untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda.

Branding Kuat, Omzet Meningkat: Desain Banner dan Identitas Usaha

Wawancara kebutuhan UMKM

Hasil pembuatan logo dan desain banner

Sebuah produk yang bagus juga memerlukan citra yang kuat. Inilah mengapa branding menjadi sangat penting.

Tim PKM 1 Surabaya membantu UMKM di Simo Pomahan Baru memperkuat identitas visual mereka agar produk-produknya lebih dikenal dan diingat oleh konsumen, melalui pembuatan desain banner dan logo usaha.

Berbekal informasi tersebut, tim merancang desain banner dan logo yang merepresentasikan identitas unik masing-masing usaha.

Sebagai contoh, untuk Toko Kelontong Ibu Eni, tim mendesain logo dengan sentuhan tradisional namun modern, serta banner yang menonjolkan produknya.

Hasilnya, toko Ibu Eni kini memiliki tampilan yang lebih profesional dan menarik perhatian pembeli.

Baca Juga: Inovasi Produk Basreng melalui Teknologi Tepat Guna di UMKM Basreng Lancar Jaya oleh Mahasiswa KKN R18 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Inovasi Produk: Peluang Baru dari Sabun Cuci Piring

Tim PKM 1 STIE Pemuda Surabaya juga memperkenalkan ide inovasi produk yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga Simo Pomahan Baru yaitu Pembuatan Sabun Cuci Piring.

Yang diikuti oleh ibu-ibu PKK dan warga. Dengan bimbingan langsung, mereka diajarkan cara membuat sabun cuci piring cair berkualitas, efektif membersihkan, dan memiliki aroma menyegarkan.

Bahan-bahan yang digunakan mudah didapatkan dan proses pembuatannya relatif sederhana, sehingga sangat cocok untuk skala rumahan.

Antusiasme ibu-ibu sangat tinggi. Mereka aktif bertanya, mencoba, dan bahkan langsung berdiskusi tentang bagaimana mereka bisa mulai menjual produk ini.

Ini adalah bukti bahwa dengan sedikit dorongan dan pengetahuan baru, warga Simo Pomahan Baru dapat menciptakan peluang usaha mandiri yang berkelanjutan, meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, dan memperkaya ragam produk UMKM di wilayah mereka.

Sosialisasi pembuatan sabun cuci piring

Perjalanan PKM di Simo Pomahan Baru adalah pengalaman yang tak ternilai. Tim PKM datang dengan niat berbagi ilmu, namun pulang dengan membawa pelajaran hidup yang jauh lebih berharga.

Mereka menyaksikan sendiri kegigihan, kreativitas, dan semangat kebersamaan yang luar biasa dari warga Simo Pomahan Baru.

Tim PKM 1 STIE Pemuda Surabaya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu Ketua RW dan RT di Simo Pomahan Baru atas sambutan hangat dan fasilitasi kegiatan, serta seluruh pelaku UMKM dan warga Simo Pomahan Baru yang telah berpartisipasi aktif, membuka diri untuk belajar, dan berkolaborasi.

Tim berharap, apa yang telah ditanamkan selama program PKM ini dapat terus tumbuh dan berkembang.

Semoga UMKM Simo Pomahan Baru semakin maju, produk-produknya dikenal luas, dan kesejahteraan warga semakin meningkat. Mari terus berinovasi, berkolaborasi, dan melangkah maju bersama.

 

Penulis:
1. Adelia Lucky Virda Lorensa
2. Alifia Rahmah Ahbillah
3. Candra Wahyu Ningsih
4. Eliza Nurfatimah Wiratnatika Azzahra
5. Fajar Setyawan
6. Marshanda Azzara Odilia
7. Muchamad Indra Setiawan
8. Ningrum Diyah Putri Dwi Purnama Sari
9. Putri Nur Aisyah
10. Riris Wanda Naryanti
11. Silvya Romadloni Nur Tsalasaini
12. Vanessa Aurelia
13. Widya Nurma Triwahyunita Naryanti
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemuda

Dosen Pengampu: Hj. Lis Setyowati, S.E., M.Sa.

Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses