Apakah kita mempunyai cukup makanan sehat di dalam tubuh kita? Saat ini, mayoritas masyarakat Indonesia sering tidak mengonsumsi makanan sehat. Remaja khususnya lebih menyukai makanan lezat siap saji yang bebas dari bahan berbahaya seperti bahan pengawet, pewarna MSI, dan pemanis buatan.
Padahal tubuh kita memerlukan makanan sehat yang mengandung gizi dan nutrisi yang baik. Karena setiap tubuh mempunyai kebutuhannya masing-masing, dan setiap zat makanan mempunyai fungsinya sendiri.
Sama halnya dengan karbohidrat yang merupakan sumber energi, protein berperan sebagai pembangun dan memperbaiki jaringan yang rusak, lemak berperan sebagai penyimpan energi dan pelarut vitamin, mineral dan vitamin, menjaga sistem imun tubuh, dan serat membantu pencernaan.
Saat ini sangat terkenal makanan spesial khas Bandung pada kalangan anak muda yaitu seblak. Seblak merupakan kuliner spesial Indonesia, khususnya dari Bandung, yang terkenal lantaran rasa pedas dan kenikmatannya.
Seblak terbuat dari kerupuk basah yang dimasak menggunakan banyak sekali bumbu, dan tambahan bahan lain misalnya sayuran, bakso, sosis, dan telur.
Transformasi seblak menurut sajian sederhana sebagai pilihan favorit banyak orang mencerminkan adaptasi yang cemerlang terhadap kesukaan konsumen yang terus berkembang. Seblak mempunyai cita rasa yang unik, menggunakan bumbu-bumbu spesial yang membuatnya terasa gurih, pedas, dan sedikit asam.
Kerupuk yang direbus mempunyai tekstur elastis berpadu menggunakan kuah yang kaya bumbu menciptakan seblak sebagai salah satu kuliner yang nikmat buat disantap. Akan tetapi terlepas dari kenikmatan seblak, apakah kalian tahu bahwa mengkonsumsi seblak tanpa batas itu akan berdampak buruk bagi kesehatan kita? Nah, ini dia adalah dampak negatif mengkonsumsi seblak tanpa batas.
Dampak Negatif Kebiasaan Mengkonsumsi Seblak Berlebihan
1. Saluran Pencernaan akan terganggu
Konsumsi seblak pedas secara terus-menerus dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan, termasuk peradangan pada lapisan lambung. Rempah-rempah pedas yang digunakan dalam Seblak dapat meningkatkan asam lambung, memperburuk gejala pada penderita gastritis. Gejalanya meliputi nyeri ulu hati, mual, muntah, dan dapat juga menyebabkan tukak lambung.
2. Dampak Kesehatan Gigi dan mulut
Kandungan dalam seblak yang pedas dan asam bisa mengganggu enamel gigi, yang akan menaikkan risiko gigi berlubang dan sensitif. Makanan pedas juga akan mengakibatkan bau mulut bila tidak diimbangi dengan kebersihan mulut.
3. Berisiko Obesitas
Kalori yang tinggi banyak terkandung dalam seblak, terutama pada kerupuk, minyak goreng, dan tambahan protein olahan misalnya sosis dan bakso. Tingginya kalori ini adalah salah satu faktor penyebab kenaikan berat badan, apabila seblak dikonsumsi tanpa batas menggunakan jumlah yang berlebih, maka akan berisiko obesitas pada seseorang.
4. Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi
Mengkonsumsi terlalu banyak garam pada Seblak dapat meningkatkan kadar natrium dalam tubuh. Peran natrium dalam tubuh untuk mengatur keseimbangan cairan tubuh. Peningkatan kadar natrium dalam tubuh dapat menciptakan resistensi cairan, meningkatkan volume darah, dan meningkatkan tekanan darah. Gejalanya berupa sakit kepala dan pusing, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dalam jangka panjang.
5. Peningkatan Risiko Sembelit
Secara umum seblak cenderung rendah serat. Serat makanan penting dalam melunakkan tinja dan memindahkannya melalui usus. Kurangnya serat makanan dapat menyebabkan sembelit.
6. Dehidrasi dan Masalah Ginjal.
Seblak pedas dapat menyebabkan tubuh kehilangan air lebih cepat melalui keringat. Kadar natrium yang tinggi juga dapat membebani kinerja ginjal. Gejalanya meliputi dehidrasi dan peningkatan risiko batu ginjal.
Seblak memang masakan yang enak, namun makan terlalu banyak bisa berbahaya bagi kesehatan. Berikut beberapa alasan mengapa mengonsumsi Seblak terlalu banyak dapat berbahaya bagi kesehatan Anda:
Tinggi Kalori, Kandungan Lemak Jenuh dan Garam, Rendah Serat dan Nutrisi, serta Rendah Protein
Seblak merupakan jajanan pedas yang populer di Indonesia. Meski rasanya nikmat, namun terlalu banyak mengkonsumsi seblak dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut tentang mengkonsumsi Seblak dan pola makan sehat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.
Pilihlah pola makan seimbang dan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan tubuh. Seblak boleh dinikmati, namun hati-hati membatasi asupannya. Oleh karena itu, penting untuk mengkonsumsi seblak dalam jumlah sedang dan menjaga pola makan seimbang.
Maka berdasarkan itu manfaat mengonsumsi makanan sehat tentu tidak diragukan lagi, yaitu baik buat tubuh kita. Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bertenaga kita perlu mengonsumsi makanan yang sehat sesuai dengan porsinya.
Penulis: Paramitha Tyara Hapsari
Mahasiswa Keperawatan Internasional, Universitas Binawan
Referensi:
(Aesteviyani, 2024)
(Badriyah, Contoh Artikel Populer dan 4 Trik Membuatnya, n.d.)
(Dhimas Wahyudi, 2024)
(Ramot, 2024)
(Numedika, 2023)
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













