Latar Belakang Wisatawan Asing dalam Mempelajari Bahasa Indonesia

Gambar buku bahasa dari pixabay.com.

Bahasa Indonesia ialah bahasa nasional yang peresmiannya bertepatan pada hari sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Dalam sumpah muda tersebut, terdapat ikrar yang berbunyi “Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”.

Ikrar ini memberi tahu jika bahasa yang dijunjung dan digunakan ialah bahasa Indonesia, yakni bahasa persatuan Indonesia. Dari didirikan sampai saat ini, bahasa Indonesia senantiasa jadi bahasa nasional kebanggaan Negeri.

Alibi peresmian bahasa nasional bertujuan buat memudahkan warga dalam berbicara antar wilayah di negeri Indonesia. Sebab, bangsa Indonesia ialah bangsa yang kaya dengan suku, ras, agama, budaya, serta bahasa. Oleh sebab itu, tiap wilayah mempunyai bahasanya sendiri.

Bacaan Lainnya
DONASI

Baca Juga: Cinta Bangsa, Cinta Bahasa Indonesia

Tidak hanya itu, bangsa Indonesia populer dengan pariwisatanya yang berkelas di pemikiran dunia. Indonesia mempunyai lautan, gunung serta dataran yang indah. Perihal ini jadi suatu daya tarik untuk wisatawan asing buat menikmati alam yang indah di Indonesia.

Salah satu pariwisata yang menarik negeri asing ialah: Tepi laut Nusa Penida (Bali), Gunung Bromo (Jawa Timur), Pulau Komodo (Nusa Tenggara Timur), Danau Toba (Sumatra Utara), Gunung Rinjani (NTB), Kawah Ijen (Jawa Timur) serta masih banyak lagi yang lain.

Dari daya tarik ini, memunculkan akibat positif untuk Indonesia, alasannya banyak wisatawan asing yang tertarik buat berkunjung ke negeri kita, otomatis bahasa kita diketahui oleh negeri asing. Atensi wisatawan asing buat menekuni bahasa Indonesia terus menjadi besar.

Perihal ini bisa dilihat dari kian banyaknya orang asing baik dari luar negeri semacam Australia, negara-negara lain di Asia, Amerika, ataupun Eropa yang mau belajar bahasa dengan bermacam tujuan.

Di luar negeri banyak universitas yang menjadikan bahasa Indonesia sebagai program mata kuliah, salah satunya ialah Universitas Yale, Amerika Serikat.

Baca Juga: Literasi Bahasa Indonesia pada Peningkatan Minat Baca Siswa SMA

Mahasiswa diajarkan bahasa Indonesia dari tingkat awal sampai tingkat akhir, selain itu di sana ada forum bernama Yale Indonesia Forum (YIF) ialah sebuah forum di mana mahasiswa mempunyai minat yang sama terhadap bahasa Indonesia.

Selain itu Universitas Hawaii di Amerika serikat telah menyertakan bahasa Indonesia sebagai kurikulum pendidikan. Bahkan beberapa tim peneliti dari universitas tersebut rela pergi ke Indonesia untuk melakukan pendalaman bahasa dan dijadikan riset sebagai bahan pembelajaran di universitas tersebut.

Telah banyak sekolah di Australia mempraktikkan kurikulum bahasa Indonesia selaku opsi mata pelajaran bahasa asing. Dari sebagian contoh di atas bisa dijabarkan secara garis besar, alasan negeri asing dalam menekuni bahasa Indonesia ialah:

  • Negara Indonesia terkenal dengan pariwisatanya yang indah, banyak wisatawan asing dari berbagai penjuru dunia terbang ke Indonesia hanya untuk liburan. Frekuensi wisatawan asing buat berlibur di Indonesia tidaklah sedikit. Karena mereka sangat antusias untuk sering liburan ke negara kita ini. Oleh karena itu, buat mempermudah komunikasi saat liburan, mereka rela belajar bahasa Indonesia agar tidak kesulitan berkomunikasi saat pergi berlibur ke Indonesia.
  • Sebagai negara yang kaya dengan suku, ras, agama, dan budaya, Indonesia menjadi pusat perhatian bagi wisatawan asing. Karena ketertarikan tersebut, wisatawan asing memiliki tingkat ingin tahu yang besar dalam mempelajari bahasa Indonesia. Alibinya agar mempermudah dalam proses mempelajari budaya yang ada di Indonesia.
  • Tidak cuma budayanya saja, namun kuliner Indonesia yang kaya cita rasa serta rempah juga jadi alibi wisatawan asing buat menekuni bahasa Indonesia, saat ini juga banyak selebriti koki dunia yang menggemari kuliner Indonesia, salah satunya adalah rendang yang beberapa tahun yang lalu dijuluki sebagai makanan paling enak di dunia. Perihal tersebut menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.
  • Negara Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam menjadi perhatian warga asing yang juga memeluk agama Islam. Namun di negaranya sendiri sangat minim pengetahuan tentang Islam, karena mayoritas penduduk di luar negeri adalah non-muslim. Oleh karena itu, untuk mempelajari lebih dalam tentang keyakinan tersebut mereka bersedia untuk belajar bahasa Indonesia agar pengetahuan mereka jauh lebih baik perihal mengenai agama.
  • Mayoritas wilayah asia tenggara menggunakan bahasa Indonesia, hingga terdapat sebagian universitas di dunia yang membuka jurusan sastra Indonesia, contohnya Universitas Al-Azhar Mesir. Sebenarnya, tujuan universitas tersebut dalam mempelajari bahasa Indonesia tidak lain ialah buat mengenalkan pemikir Islam yang tidak banyak diketahui oleh Arab.

Baca Juga: Permasalahan Penulisan Sejarah Kesusastraan Indonesia

Itulah alasan wisatawan asing bersama tekad yang tinggi di dalam mempelajari bahasa Indonesia. Sebagai masyarakat pribumi wajib bangga dan juga konsisten mempertahankan mutu bahasa Indonesia supaya tidak terkontaminasi bahasa lain.

Selaku penduduk Indonesia kami harus pantas besar hati karena nyatanya bahasa Indonesia banyak diminati dan juga diajarkan di luar negara. Mari kami mempertahankan, melestarikan dan mempelajari bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Negara asing saja sanggup mempelajari bahasa Indonesia, maka putra putri Indonesia harus lebih baik dari mereka.

Penulis: Maya Sari
Mahasiswa Prodi Akuntansi S1 Universitas Pamulang          

Editor: Ika Ayuni Lestari         



Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI