Comeback BTS di tahun 2026 menjadi momen yang ditunggu setelah ketujuh anggota BTS resmi menyelesaikan wajib militernya pada Juni 2025 lalu. Boy group ikonik K-Pop ini dalam siaran langsung via Weverse mengonfimasi akan melakukan comeback pada Musim Semi 2026.
Selain perilisan musik yang berupa full album, akan digelar tour dunia setelah proyek musik terbaru dirilis. Pada siaran langsung terbaru lainnya di tanggal 21 Desember 2025, sang leader RM mengungkapkan bahwa seharusnya sudah ada pengumuman dan spoiler terkait comeback mendatang.
Hal ini akan menandai fase baru dalam kembalinya BTS ke industri musik, mengingat album “Proof” yang dirilis pada tahun 2022 menjadi album rilisan terakhir sebelum masa hiatus grup. Rencana tour dunia juga menjadi sorotan setelah BTS terakhir kali mengadakan tur berskala global pada 2019 melalui konser bertajuk “Love Yourself: Speak Yourself” dan tur offline pada 2021 dengan “Permission To Dance – On Stage LA”.
Dibalik banyaknya prestasi yang sudah BTS raih, satu hal utama yang menjadi perbincangan publik saat ini ialah “Bagaimana mereka akan melampaui rekor yang sudah mereka raih sebelumnya?”. Di tengah ramainya perbincangan ini, perhatian fans, publik dan industri musik kembali menguat dan tertuju pada langkah BTS berikutnya.
Sejarah & Rekor: Identitas BTS
BTS atau Bangtan Sonyeondan dikenal sebagai boy group dengan sejarah pencapaian mereka dalam industri musik global. Rekor merupakan bagian dari cerita perjalanan mereka setelah 12 tahun lamanya debut di Big Hit Music. Pencapaian BTS meluas hingga skala global dan sering ditulis melalui angka dan statistik, seperti rekor musik video dengan 108 juta penanyangan dalam satu hari lewat single “Butter” pada 2021 silam.
BTS juga menjadi grup K-Pop yang berhasil masuk nominasi penghargaan musik terbesar di dunia yaitu Grammy Awards sebanyak lima kali. Dengan beberapa lagu hit mereka seperti “Dynamite”, “Butter”, “Life Goes On”, “Permission to Dance” yang juga pernah meraih posisi pertama di chart bergengsi “Billboard Hot 100”.
Setelah menyambangi Eropa, Amerika Utara dan Asia, tur dunia “Love Yourself; Speak Yourself” yang diselenggarakan pada 2019 silam berhasil meraup $116,6 juta atau setara dengan 1,64 triliun rupiah dan menjual 976.283 tiket. Angka tersebut tercatat sebagai sebuah rekor pada masanya.
Dikutip dari Kompas.com, 16 Juni 2022, selama pandemi Covid-19 BTS mengadakan konser secara online yang memungkinkan penggemar untuk menonton konser melalui live streaming pada platform online. Diketahui, pada tahun 2020 konser online ini mencetak sejumlah rekor lewat “Bang Bang Con; The Live” yang berhasil menggaet 756 ribu penonton berbayar diseluruh dunia. Selain itu, BTS juga telah menoreh berbagai rekor lain sepanjang perjalanan karir mereka.
Industri Musik yang Sudah Berubah
Sebagai sebuah grup, BTS resmi hiatus yang ditandai dengan keberangkatan satu persatu anggotanya untuk memenuhi wajib militer (wamil) pada tahun 2023-2025. Selama mereka hiatus, industri musik tidak berhenti bergerak dan berevolusi.
Agensi besar maupun kecil terus membentuk serta meluncurkan grup baru. Kondisi ini membuat BTS tidak hadir secara aktif di tengah dinamika persaingan industri, sementara itu ruang utama industri terus diisi oleh generasi baru.
BTS dikenal dengan album yang menyimpan narasi dan teori panjang nan rumit. Sementara itu, di tengah pergantian tren yang cepat, kini lagu-lagu sering dikemas dalam durasi singkat guna menyesuaikan pola konsumsi audiens.
Cara industri musik terutama K-Pop diproduksi, dipromosikan dan dikonsumsi berubah dengan banyaknya potongan lagu viral dan challenge. Lagu sering mengandalkan hook yang catchy untuk akhirnya disesuaikan dengan platform seperti Tiktok dan Reels. Tren musik terus berganti dalam hitungan minggu bahkan bulan.
Pada posisi inilah kembalinya BTS ditengah perubahan cepat industri musik menjadi hal menarik. Pasalnya BTS identik dengan karakteristik lagu, narasi dan storytelling yang saling terhubung antar era, dan albumnya yang konseptual. Pertanyaannya, “Akankah BTS melampaui rekor yang pernah mereka raih?”
Masihkah Rekor Menjadi Tolak Ukur?
Rekor yang pernah dicapai BTS merupakan sebuah bagian penting bagi kesuksesan dan perjalanan karir mereka, namun menjadikan hal tersebut sebagai satu-satunya patokan dan kewajiban justru meningkatkan potensi yang membatasi ruang untuk tumbuh pada karya baru mereka. Hal ini juga membuat makna kesuksesan berisiko menyempit.
Dengan perubahan yang terjadi di industri musik selama mereka hiatus sebagai sebuah grup, kesuksesaan saat ini tidak hanya dapat diukur dengan angka statistik dan rekor tertentu, namun juga melalui relevansi dan makna budaya dari karya yang diciptakan.
Adanya fase hidup dan pengalaman baru pada setiap anggota setelah menyelesaikan wajib militer serta aktivitas sebagai seorang solois, juga akan mempengaruhi cara pandang dan bagaimana mereka menuangkan hal tersebut pada sebuah lagu. Perubahan ini menandakan bagaimana mereka sebagai sebuah grup musik akan mendefinisikan fase barunya secara tersendiri, untuk kemudian ditunjukkan ke publik.
Melihat Kembali Arti Kesuksesan
Kembalinya BTS dalam industri musik sebagai sebuah grup pada 2026 mendatang kemungkinan tetap memiliki dampak yang besar. Mengingat BTS merupakan salah satu boy group terbesar di abad ini dengan loyalitas fandom (ARMY) yang tak bisa diragukan.
Namun, jika hanya menjadikan rekor yang pernah diraih sebagai satu-satunya tolak ukur kesuksesan, hal tersebut justru dapat menyederhanakan makna dari karya musik yang mereka buat. Sejarah BTS bukan hanya seputar angka yang pernah mereka raih, namun tentang hubungan musisi dan pendengar.
Ekspetasi pada BTS ialah sebuah konsekuensi dari kesuksesan. Musisi besar seperti BTS seringkali terbebani oleh ekspetasi tinggi akibat pencapaian di masa lalu. Perbandingan inilah yang menjadikan harapan publik terkadang lebih berat daripada industri itu sendiri.
Comeback bukan hanya sebagai ajang pembuktian sebuah grup, namun juga bagaimana audiens dan publik dapat menghargai proses, karya, dan fase baru dari sang musisi.
Mempertahankan basis penggemar yang besar serta menciptakan lagu baru dengan tetap memiliki makna bagi pendengar di fase yang berbeda, mungkin dapat menjadi tolak ukur kesuksesan baru bagi Comeback BTS di tahun depan. Perubahan adalah bagian dari perjalanan, namun kesiapan publik dalam menerima fase baru BTS masih menjadi tanda tanya.
Referensi
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/06/16/124448082/23-rekor-bts-di-guinness-world-records
Penulis: Rifa Juliana Putri
Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Telkom University
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












