Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi masa kini membuat para masyarakat di Indonesia menjadi lebih terbantu dan memudahkan dalam menjalani kehidupan dan aktivitas sehari-hari. Berbagai kegiatan dapat dilakukan secara cepat dan praktis dengan adanya kemajuan teknologi ini.
Namun, faktanya kemajuan dan kemudahan teknologi pada saat ini menimbulkan banyak Permasalahan lingkungan yang cukup serius. Gaya hidup yang terbawa arus modern menyebabkan masyarakat ingin melakukan apapun secara instan.
Tanpa disadari hal tersebut membuat jumlah sampah, polusi dan bahkan kerusakan alam akan terus meningkat, karena Masyarakat kurang peduli terhadap perilaku yang mereka lakukan.
Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus dan berkepanjangan maka lingkungan yang sehat dan hijau itu hanya akan menjadi sebuah harapan digenerasi yang akan datang jikalau mayarakat masih mengandalkan kebiasaan seperti itu.
salah satu permasalahan yang kita temukan saat ini dalam kehidupan sehari-hari adalah meningkatnya penggunaan plastik sekali pakai.
Banyak sekali orang yang memilih menggunakan plastik sekali pakai agar lebih praktis, tetapi pengguna tidak memikirkan bagaimana dampak sampah plastik sekali pakai tersebut terhadap lingkungan, akibatnya jumlah sampah plastik sekali pakai tersebut terus meningkat setiap harinya.
Sayangnya, karena tingkat kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih rendah sehingga sampah plastik itu tidak dikelola dengan baik pada akhirnya sampah tersebut mencemari sungai, laut, saluran air maupun lingkungan sekitar.
Tidak sedikit sampah yang dibuang sembarangan akhirnya bisa menyumbat saluran air dan bisa menjadi penyebab banjir ketika musim hujan tiba.
Tidak hanya sampah yang menjadi permasalahan lingkungan Masyarakat tetapi juga terhadap penggunaan kendaraan pribadi yang terus meningkat menjadi salah satu faktor penyebab pencemaran udara.
Banyak orang yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi dalam melakukan perjalanan karena mereka berpendapat lebih nyaman dan cepat dibandingkan menggunakan transportasi umum.
Padahal, asap kendaraan pribadi yang ditimbulkan menghasilkan peningkatan polusi udara dan berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Kondisi cuaca yang terasa semakin panas dan udara yang tidak bersih atau menurunnya kualitas oksigen merupakan bukti nyata bahwa lingkungan sedang ‘tidak baik-baik saja’.
Untuk permasalahan lingkungan ini yang harus mengatasinya tidak hanya dari pemerintah tetapi Masyarakat juga harus berperan penting dan berkecimpung untuk mengatasi bersama.
Dengan menjaga lingkungan pemerintah hanya memberikan dorongan seperti penambahan fasilitas dan menurunkan anggota yang kekurangan sumber daya manusia di suatu daerah.
Baca Juga: Menjaga Lingkungan Sehat demi Kesejahteraan Generasi Mendatang
Tetapi bila masyarakat yang berkecimpung bisa dimulai melalui hal-hal yang kecil seperti, meminimalisir penggunaan sampah plastik dengan membawa wadah atau tumbler minuman sendiri, membuang sampah pada tempatnya serta menghemat dalam menggunakan listrik dan air.
Selain itu, kegiatan daur ulang dan menjaga kebersihan lingkungan juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti bergotong-royong masyarakat membersihkan selokan di wilayahnya.
Dalam upaya pencegahan terhadap pencemaran udara pemerintah dapat memberikan lebih banyak lagi akses terhadap transportasi umum yaitu misalnya dalam penggunaan KRL dan Masyarakat harus mengerti dan sadar terhadap kendaraan yang menimbulkan asap untuk mengurangi penggunaanya itu
Generasi muda zaman sekarang juga memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan positif bagi lingkungan. Melalui media sosial dan perkembangan teknologi, anak muda dapat menyebarkan edukasi serta ajakan untuk lebih peduli terhadap alam.
Kegiatan seperti penanaman pohon, kerja bakti, dan kampanye lingkungan dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi masa depan bumi.
Jadi generasi muda zaman sekarang tidak akan menjadi generasi yang disebut “mageran” dan tidak kecanduan dan hanya menonton media social tetapi akan menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan dan bersosialisasi.
Pada akhirnya, menjaga lingkungan merupakan bentuk kepedulian terhadap kehidupan manusia di masa mendatang. Kemajuan zaman seharusnya tidak membuat manusia semakin jauh dari rasa tanggung jawab terhadap alam.
Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan tindakan nyata dari seluruh masyarakat agar lingkungan tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.
Pesan Penutup
Lingkungan yang bersih dan sehat tidak tercipta karena satu orang hebat, tetapi karena kepedulian banyak orang terhadap hal-hal kecil. Mulailah menjaga bumi dari diri sendiri, karena alam yang kita jaga hari ini adalah kehidupan yang akan kita wariskan untuk masa depan.
Penulis:
Desti Anggraini (2581010030)
Mahasiswa Psikologi Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














